MotoGP

Enea Bastianini dan Kisah di Balik Nomor Motor 33 dan 23

Kamis, 3 Desember 2020 16:41 WIB
Editor: Pipit Puspita Rini
© Mirco Lazzari gp/Getty Images
Pembalap Moto2 asal Italia, Enea Bastianini. Copyright: © Mirco Lazzari gp/Getty Images
Pembalap Moto2 asal Italia, Enea Bastianini.

INDOSPORT.COM - Nomor motor adalah identitas pembalap. Siapa yang tidak tahu bahwa 46 adalah Valentino Rosi, atau 93 adalah Marc Marquez? Sudah pasti juga nomor-nomor ini punya arti penting bagi si pembalap.

Rookie MotoGP 2021 yang juga merupakan juara dunia Moto2 2020, Enea Bastianini, selama ini dikenal dengan nomor 33.

Nomor ini dipakai Bastianini sebagai penanda kiprah perdananya di ajang dunia balap. Bastianini yang berasal dari keluarga sederhana ini mulai ikut ajang minibike ketika berusia tiga tahun tiga bulan.

Pada 2014, ketika belum genap berusia 17 tahun, Bastianini terjun ke World Championship di kelas Moto3. Setelah lima tahun bersaing di kelas paling kecil, dia naik ke Moto2 pada 2019.

Cukup dua tahun di kelas ini, gelar juara dunia sudah berhasil diraih pembalap kelahiran 30 Desember 1997 tersebut. Hasil fantastis ini juga yang mengantarnya naik ke MotoGP 2021.

Sayangnya, saat berlaga di kelas premier tersebut, Bastianini tidak akan bisa memakai nomor 33 lagi. Nomor ini sudah dipakai oleh Brad Binder, pembalap Afrika Selatan yang lebih dulu naik ke MotoGP, tepatnya mulai musim 2020.

Bastianini yang akan membalap bersama Esponsorama Racing memutuskan untuk memakai nomor 23 di motornya. Mengapa dia memilih nomor 23?

"Sebelum tidur saya selalu mengirim pesan selamat malam kepada kekasih saya dan selalu pada pukul 11.33 malam. Lalu saya pikir mulai 2021 saya akan memakai nomor 23, karena ini bisa juga diartikan sebagai dua kali angka 3," kata Bastianini dikutip dari gpone.

Bastianini dan Joan Mir yang baru saja menjadi juara dunia MotoGP sama-sama lahir pada 1997. Mereka juga sudah saling tahu sejak lama. Keduanya pernah turun di Red Bull Rookies Cup 2013.

"Sudah tentu melihat Joan menjadi juara dunia MotoGP membuat saya mengerti bahwa saya juga bisa melakukannya. Saya pernah mengalahkan dia di kelas kecil, meskipun dia pernah menjadi juara dunia Moto3," kata Bastianini.

Selain Bastianini, rookie lain pada persaingan MotoGP 2021 adalah Luca Marini dan Jorge Martin. Akan sangat menarik melihat persaingan darah muda di adu balap motor 1.000cc tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%