Moto3 Musim Depan adalah Kesempatan Sekaligus Tantangan Baru bagi Andi Gilang

Jumat, 11 Desember 2020 09:41 WIB
Editor: Pipit Puspita Rini
© [email protected]_andigilang
Pembalap Indonesia, Andi Farid Izdihar. Copyright: © Instagram@27_andigilang
Pembalap Indonesia, Andi Farid Izdihar.

INDOSPORT.COM - Setelah satu musim bersaing di Moto2 World Championship, pembalap Indonesia Andi "Gilang" Farid Izdihar akan turun di kelas Moto3 pada musim 2021, masih bersama Honda Team Asia. Ini merupakan tantangan baru bagi pembalap 23 tahun tersebut.

"Saya belajar banyak dari ikut Moto2. Tahun ini memang tidak mudah. Sebelum turun ke Moto2 tahun ini, saya baru beberapa kali turun balapan dengan motor Moto2 saat di FIM CEV, jadi pengalaman saya dengan motor ini memang masih kurang," kata Andi Gilang dalam konferensi pers yang digelar secara virtual pada Kamis (10/12/2020).

"Tahun depan saya akan turun di kelas Moto3. Ini merupakan tantangan baru dan tidak akan mudah. Saya akan mempersiapkan diri dengan lebih baik, dan saya senang masih bisa bersaing di World Championship," ujar Andi Gilang lagi.

Tepat sehari setelah seri terakhir balapan Moto2 musim ini di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 22 November 2020, Andi Gilang langsung menjalani tes dengan motor Moto3.

"Meskipun dengan motor yang lebih kecil, bukan berarti lebih mudah. Saya tetap butuh waktu juga untuk beradaptasi. Tetapi, saya merasa tidak akan butuh waktu lama untuk beradaptasi," ujar pembalap asal Bulukamba, Sulawesi Selatan, tersebut.

Meskipun turun kelas, Andi Gilang tidak melihat ini sebagai sesuatu yang buruk. Dia bahkan senang dengan kesempatan kembali memacu motor Moto3. Menurut dia, ini merupakan keputusan yang bagus dari Honda dan memberinya kesempatan untuk mengembangkan diri lagi.

"Target saya tahun depan adalah meraih poin. Saya akan berusaha untuk melakukan yang terbaik. Saya akan melakukan persiapan dengan lebih baik sehingga bisa 100 persen menghadapi musim depan," ujar Andi Gilang.

Selama satu musim menjalani balapan Moto2 2020, Andi Gilang masih gagal meraih poin. Dari 15 kali balapan, hasil terbaiknya adalah finis di urutan ke-18 di San Marino.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%