MotoGP

Dorna Jadikan MotoGP Mandalika Sebagai Proyek Hadirkan Pembalap Indonesia

Kamis, 8 April 2021 12:23 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor:
© Twitter/MotoGP
Desain Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021. Copyright: © Twitter/MotoGP
Desain Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021.
Para Pembalap Indonesia yang Berkiprah di Ajang Internasional

Doni Tata Pradita menjadi pebalap Indonesia pertama yang menembus ajang tertinggi dengan turun di kelas kejuaraan dunia 250cc pada 2008. Pebalap asal Yogyakarta itu kembali turun di kelas menengah Moto2 pada 2013.

Dimas Ekky mengikuti langkah kompatriotnya sebagai wildcard GP Malaysia 2017 dan GP Catalunya 2018 sebelum turun satu musim penuh di Moto2 pada 2019.

Sedangkan Andi Farid Izdihar turun di kelas Moto2 pada 2020, melanjutkan tugas Dimas Ekky di tim Idemitsu Honda Team Asia, sebelum turun ke kelas Moto3 pada 2021.

Sementara itu Ezpeleta mengaku puas dengan progres pembangunan Sirkuit Mandalika, yang saat ini penyelesaian lintasan dan sejumlah infrastuktur pendukung keselamatan seperti pagar pembatas beton dan gravel trap, mencapai kurang lebih 60 persen.

Sirkuit Mandalika ditargetkan rampung pada pertengahan tahun untuk mengejar target homologasi dari Dorna dan FIM sebelum dinyatakan layak untuk menjadi arena pagelaran grand prix di Indonesia.

Sirkuit sepanjang 4,3km dengan 17 tikungan itu telah resmi masuk di kalender WSBK 2021 sebagai tuan rumah seri ke-11 pada 12-14 November, tetapi masih berada di daftar sirkuit cadangan kalender provisional MotoGP musim ini.

Sedangkan Pemerintah menargetkan Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah Grand Prix Indonesia pada Oktober nanti ketika MotoGP memulai tur Asia.

Slot bulan Oktober kalender MotoGP saat ini diisi empat balapan yaitu Grand Prix Jepang (3/10), Thailand (10/10), Australia (24/10), dan Malaysia (31/10), menyisakan satu pekan kosong pada pertengahan bulan, sebelum seri penutup musim digelar di Valencia, Spanyol pada 14 November.