MotoGP

Jelang MotoGP Mandalika, Quartararo dan Marquez Justru Ungkapkan Kekhawatiran Besar Ini

Minggu, 1 Oktober 2023 18:35 WIB
Editor: Izzuddin Faruqi Adi Pratama
© REUTERS/Willy Kurniawan
Pembalap MotoGP Repsol Honda, Marc Marquez. Copyright: © REUTERS/Willy Kurniawan
Pembalap MotoGP Repsol Honda, Marc Marquez.
"MotoGP Bukan F1"

"Sejak hari Jumat Anda sudah harus bekerja habis-habisan. Tahun lalu latihan bebas pertama bisa berjalan santai. Di kedua anda mulai mengejar catatan waktu dan serius di ketiga," sambung Fabio Quartararo lagi.

"Jadwal semacam (MotoGP 2024) akan memaksa anda terus berada di mode bertarung setiap saat. Bagi saya ini masalah besar. MotoGP bukan Formula 1 dan harusnya jadi perhatian," pungkas andalan Monster Energy Yamaha itu kemudian.

Quartararo tidak sendirian. Ia bukan satu-satunya pembalap yang resah soal MotoGP 2024.

Marc Marquez juga satu suara dengan ingin jadwal yang lebih bersahabat bagi para penunggang kuda besi pro.

"Saya sangat setuju dengan Fabio. 22 balapan itu banyak sekali," ujar Marquez.

"Benar jika kami dibayar mahal namun tidak unguk 44 balapan yang melelahkan. Jika anda cek, banyak cedera musim ini yang timbul di awal balapan,"

"Entah itu putaran pertama main race atau sprint race karena semua pembalap jadi lebih mau mengambol resiko. Saya rasa jadwal baru sangat memberatkan," imbuh rider Repsol Honda itu.

Marquez memang wajar jika khawatir soal cedera. Dalam beberapa tahun terakhir ia semakin akrab dengan yang namanya absen dari balapan.

Perfoma Honda yang tertinggal dari Ducati membuatnya harus lebih liar dalam memacu motornya namun seringkali berujung pada crash.

Musim lalu Marc Marquez harus batal ikut MotoGP Mandalika usai terjatuh di sesi latihan bebas dan ia jelas tidak ingin kejadian serupa terulang di 2023.