x

Demi Sukseskan Formula E di Jakarta, Panitia Studi Banding ke Arab Saudi

Jumat, 28 Januari 2022 22:41 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor:
Panita kejuaraan Formula E Jakarta dari Jakpro dan IMI melakukan studi banding ke Diriyah, Arab Saudi untuk menyukseskan balapan di Ibu Kota.

INDOSPORT.COM – Panita kejuaraan Formula E Jakarta dari Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan studi banding ke Diriyah, Arab Saudi untuk menyukseskan balapan di Ibu Kota.

Hal ini diungkapkan oleh Widi Amanasto selaku Direktur Utama PT Jakpro, dimana sejumlah panita kejuaraan Jakarta E-Prix telah berangkat ke Arab Saudi.

"Semuanya (panitia) yang berwenang untuk penyelenggaraan, sedang di Diriyah, sedang melihat (Formula E) di sana," kata Widi Amansto, dilansir dari Antara.

Baca Juga
Baca Juga

Widi Amanasto mengungkapkan bahwa tim panitia yang berangkat ke Diriyah untuk menonton gelaran Formula E akan melakukan studi banding selama sepekan.

Nantinya para panita Jakpro dan IMI bakal melihat langsung dan belajar tentang balapan Formula E, mulai dari persiapan (pre event) hingga pelaksanaan balapannya sendiri.

Baca Juga
Baca Juga

"Jadi, tim di sana meninjau persiapannya bagaimana dan ketika pelaksanaan, bagaimana panitia menyusun kegiatan, bagaimana supaya kami bisa 'hand on' dengan ini, kemudian penanganan Marshall-nya seperti apa, ada FEO (Formula E Operations) juga," tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa kejuaraan dunia balap mobil listrik Formula E juga akan digelar di Ancol, DKI Jakarta pada Juni 2022 mendatang, setelah ditunda selama dua tahun sejak 2020.


1. Kejuaraan Formula E Tetap Dijalankan Sesuai Kondisi di Indonesia

Ilustrasi Formula E jadi di Jakarta.

Meski melakukan studi banding ke Diriyah yang juga menjadi tuan rumah Formula E, Widi menegaskan bahwa ajang Formula E di Jakarta tidak akan sepenuhnya menyalin dari gelaran di Arab Saudi tersebut, namun akan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia.

Termasuk  mengenai tiket pergelaran Formula E di Diriyah juga akan menjadi bahan studi tim panitia di sana, namun dia menjamin harga tiket tidak akan seperti di sana karena perbedaan kondisi perekonomian yang ada.

"Tentu tidak akan menyalin seluruhnya, disesuaikan dengan 'local wisdom' (kearifan lokal) Indonesia, seperti apa persiapannya,” kata Widi Amansto.

"Saya juga menunggu laporan dari tim yang ke sana. Kemudian disesuaikan dengan keterbatasan yang dimiliki," tukasnya.

Diriyah merupakan kota pertama sebagai pembuka balap mobil Formula E untuk penyelenggaraan 2021-2022.

Formula 1Ikatan Motor Indonesia (IMI)DKI JakartaArab SaudiFormula E

Berita Terkini