x

Mercedes Mulai Lempar Handuk, Red Bull dan Ferrari Sebut Musim Formula 1 2023 Masih Panjang

Sabtu, 11 Maret 2023 14:51 WIB
Penulis: Henrikus Ezra Rahardi | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Pembalap Mercedes AMG Petronas Motorsport Lewis Hamilton (44) dari Tim Inggris Raya melambai kepada para penggemar setelah balapan F1 Grand Prix AS di Circuit of the Americas. (Foto: REUTERS/Jerome Miron)

INDOSPORT.COM – Meskipun belakangan tercecer, Mercedes masih diperhitungkan untuk memenangkan Formula 1 2023 selain Red Bull dan Ferrari.

Gelaran Formula 1 musim 2023  dimulai dengan buruk oleh Mercedes yang nampak tampil kurang menarik di gelaran GP Bahrain.

Salah satunya karena performa mobil W14 yang mulai memicu kemarahan salah satu pembalap top, yaitu Lewis Hamilton.

Belakangan, kemarahan Hamilton mulai ditanggapi oleh kepala tim Mercedes, Toto Wolff yang menyebut bahwa Mercedes akan mengubah keseluruhan mobil,

Hanya saja, rekan satu tim Hamilton, George Russell sudah mulai melempar handuk untuk perebutan gelar Formula 1 2023.

Baca Juga

Memang, mobil menjadi masalah bagi George Russell dan juga Hamilton, tetapi Red Bull juga mampu tampil bagus di Bahrain.

Seperti diketahui, Max Verstappen dan Sergio Perez menjadi dua pembalap terdepan yang finis di GP Bahrain 2023.

Baca Juga

Selain itu, ada kejutan yang terjadi di Bahrain, ketika pembalap kawakan, Fernando Alonso mampu finis ketiga bersama Aston Martin.

Kondisi inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa Red Bull menjadi salah satu penantang terkuat untuk menjuarai Formula 1 2023 ini.

Selain Red Bull, Ferrari juga masih dijagokan menjadi penantang serius lainnya di luar Red Bull yang kemungkinan mampu tampil bagus.

Baca Juga

1. Ferrari dan Red Bull Tak Ingin Lihat Merceders Menyerah

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton, pebalap Red Bull Racing Max Verstappen, penasihat Red Bull Racing Helmut Marko dan pebalap Ferrari Charles Leclerc usai balapan Grand Prix F1 AS di Circuit of the Americas. (Foto: REUTERS/Jerome Miron)

Hanya saja, pabrikan berlogo kuda jingkrak ini memiliki masalah lain di Bahrain dengan kegagalan penguat daya dengan penyimpan energi yang baru.

Meskipun demikian, kepala tim Ferrari, Fred Vasseur berujar bahwa Merceders tak boleh dicoret dari penantang serius juara.

Pasalnya, sebagai tim super, Mercedes punya daya besar untuk melaju di gelaran Formula 1 tahun ini bersama Lewis Hamilton dan George Russell.

Selain itu, balapan pertama di Bahrain tak bisa menjadi tolok ukur, mengingat ada beberapa sirkuit lain yang berpotensi dimenangkan oleh Mercedes.

“Ini merupakan balapan pertama dan kami tak boleh membuat kesimpulan apapun,” ujar Vasseur dilansir dari Crash.

“Saya kira Mercedes akan bangkit, karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pekan depan. Selanjutnya kami akan turun di Jeddah (Arab Saudi) dengan kondisi trek yang berbeda.”

“Jadi, marilah kita lihat apakah Jeddah akan menjadi trek yang baik untuk kami,” imbuh Vasseur.

Sementara itu, balapan Formula 1 2023 akan kembali digelar pekan depan atau pada (19/03/23) mendatang. Beberapa tim akan dijagokan untuk meraih gelar di Jeddah Corniche Circuit dengan hasil yang diperoleh di GP Bahrain.

Tentu saja, Red Bull akan dijagokan untuk mendapatkan kemenangan kedua di Formula 1 2023 dengan hasil tersebut.

Hanya saja, Aston Martin, Ferrari, dan Mercedes diharapkan dapat tampil bagus di gelaran Formula 1 2023 yang akan digelar di Jeddah, Arab Saudi pekan depan.

Baca Juga

Sumber: Crash 

Lewis HamiltonMercedes AMG F1Red Bull F1FerrariFormula 1

Berita Terkini