Selama enam hari terakhir, Bernard Tomic membuktikan diri layak mendapat kepercayaan penuh dari warga Australia. Petenis 20 tahun ini sudah menjalani tiga pertandingan nomor tunggal dan selalu menang.
Menghadapi Tommy Haas pada pertandingan pertama, Tomic menang 7-6(6) 3-6 7-5. Cerita suksesnya semakin nyata saat berhasil meraih kemenangan atas pemilik ranking satu dunia, Novak Djokovic.
Tomic, yang sedang on fire, menghentikan perlawanan petenis Serbia tersebut dalam pertandingan straight set, 6-4 dan 6-4.
Kamis (03/01/13), Tomic menjalani laga ketiga menghadapi Andreas Seppi dari Italia. Dua negara sama masih memiliki peluang untuk melaju ke final.
Tomic kembali memukau para penggemarnya. Peraih dua gelar Grand Slam junior ini menang 6-3 dan 7-5 dan resmi menjadi bintang di Perth Arena.
Kisah fantastis ini berlanjut dengan kiprah rekannya yang berusia empat tahun lebih muda, Ashleigh Barty. Menghadapi Francesca Schiavone yang berusia 32 tahun atau dua kali lipat umurnya, Barty tak memiliki rasa takut.
Bermain lepas seperti pada laga-laga sebelumnya, Barty - yang turun di turnamen ini menggantikan Casey Dellacqua - menang mudah 6-0 6-3.
Barty mengaku, kemenangan atas Schiavone ini terasa jauh lebih berharga daripada saat menjadi juara junior Wilbledon 2011.
Meski kalah di nomor tunggal, Schiavone dan Seppi membuktikan diri sebagai ganda terkuat di Hopman Cup tahun ini.
Menghadapi kolaborasi petenis muda Australia, Schiavone/Seppi menang 2-6, 6-4, dan 10-3. Ini merupakan kemenangan ketiga Schiavone/Seppi, setelah unggul atas ganda Serbia dan Jerman.
Hasil ini menipiskan kekalahan Italia menjadi 1-2. Tapi puncak Grup A menjadi milik Australia yang masih harus menanti hasil pertandingan antara Serbia dan Jerman, Jumat (04/01/13) malam.
Jika Serbia menang, Djokovic dan Ana Ivanovic yang akan melaju ke final untuk menghadapi Spanyol. Tapi jika Jerman berhasil mengalahkan Serbia, Australia akan melenggang ke final.