Thanasi Kokkinakis

Kenangan Manis Kokkinakis

Senin, 7 Januari 2013 11:09 WIB
Editor: Pipit Puspitarini
 Copyright:

Remaja Australia ini diberi kesempatan sekaligus kepercayaan untuk menggantikan John Isner yang mundur karena cedera. Kokkinakis bermain untuk Amerika Serikat bersama Venus Williams.

Debutnya di Perth Arena adalah melawan petenis no. 24 dunia, Fernando Verdasco. Kamis (03/01/13). Verdasco menang 7-6(4) 6-3.

Kokkinakis memang tak menang pada pertandingan tersebut. Tapi kesempatan bisa melawan Verdasco, sudah lebih dari cukup untuk membuatnya bangga.

Verdasco adalah lawan terkuatnya sepanjang karier di nomor tunggal. Dia juga mendapat kesempatan bermain di depan penonton yang sangat banyak dan disiarkan langsung di televisi.

“Ini pengalaman perdana dan rasanya keren,” ucap Kokkinakis.

Penampilan Kokkinakis banyak mendapat pujian, termasuk dari Verdasco. “Dia melakukan servis seperti petenis profesional, bahkan jauh lebih baik dari beberapa pemain.”

Euforia Kokkinakis berlanjut saat dia bisa berpasangan dengan salah satu petenis puteri terbaik dunia, Williams, untuk menghadapi Anabel Medina-Garrigues/Verdasco.

Selepas dua pertandingan hari itu, Kokkinakis jadi salah satu topik pembicaraan paling hangat seputar Hopman Cup. Dia telah berhasil merebut hati banyak orang.

Di usia yang masih 16 tahun, dia memiliki teknik yang cukup menjanjikan. Dengan tinggi sekitar 190 cm, Kokkinakis punya bekal untuk menjadi pemain hebat.

Kokkinakis tergabung di tim junior Australia yang bertanding di Davis Cup. September 2012, mereka meraih medali perak setelah kalah dari Italia pada partai final yang digelar di Barcelona, Spanyol.

Di saat orang mulai kembali fokus ke panggung Hopman Cup dengan peserta yang “sesungguhnya”, tiba-tiba Kokkinakis muncul lagi.

Pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup antara Serbia dan Jerman, Jumat (04/01), penyuka pizza ini turun di partai ketiga atau ganda campuran.

Tommy Haas yang kalah di nomor tunggal, tidak bisa lagi turun di partai ketiga karena cedera pada jari kaki.

Kokkinakis masuk ke lapangan bersama Tatjana Malek untuk menghadapi Ana Ivanovic/Novak Djokovic.

Pertandingan berjalan tidak terlalu serius, karena memang tak lagi menentukan. Pasangan Serbia menang 6-2 7-5.

Tapi sekali lagi angka tak terlalu penting bagi remaja asal Adelaide tersebut. Dia tak bisa menyembunyikan rasa senang bisa berhadapan dengan petenis nomor satu dunia.

Apalagi Djokovic banyak melakukan aksi kocak yang membuat stadion bergemuruh dengan tawa para penonton.

Kesan yang akan sangat sulit dilupakan Kokkinakis yang kini menempati peringkat 756 dunia, atau tertinggi kedua di antara petenis yang berusia 16 tahun.

Pekan depan, penggemar Gael Monfils ini akan turun di kualifikasi Australian Open.