Di Luar Lapangan Tenis

Anggur ala Fernando Verdasco

Rabu, 9 Januari 2013 09:09 WIB
Editor: Pipit Puspitarini
 Copyright:

Fernando Verdasco tampak sebagai petenis macho dengan pesona flamboyan. Berpostur bagus dan perawakan gagah, penggemar tahu bahwa petenis Spanyol ini memiliki kaki yang kuat.

Dengan kaki kuatnya, pemilik ranking 24 dunia ini mampu menguasai lapangan dengan baik. Tapi bagaimana jika Verdasco mendapat tantangan baru, yakni menginjak-injak anggur?

Saat berlaga di turnamen Sydney International, Verdasco mendapat kesempatan mengunjungi Audry Wilkinson Wine Bar, dan menjadi grape-stomper.

Grape-stomping adalah teknik membuat anggur secara tradisional, tanpa alat bantu mesin sama sekali.

Peracik anggur harus masuk ke tong untuk menginjak-injak buah untuk mendapatkan sari, dan selanjutnya melakukan proses fermentasi.

Meski baru pertama kali mencoba, rasanya tugas ini tak terlalu sulit bagi Verdasco. “Semua orang suka minum anggur, keluarga saya juga. Ini pengalaman baru buat saya,” kata Verdasco.

Bersama Anabel Medina-Garrigues, Verdasco telah menikmati anggur sukses: membawa Spanyol menjuarai Hopman Cup 2013, pekan lalu.

Tapi Verdasco tak bisa berbuat banyak di Sydney International. Turun pertama pada babak 16 besar, Rabu (09/01/13), Verdasco langsung kalah dari Denis Istomin, 3-6 3-6.

Apakah karena dia terlalu banyak minum hingga mabuk anggur?