Suhu di Hisense Arena adalah 38,5 derajat celcius. Panas terik tentu bukan kondisi menyenangkan untuk berlarian di lapangan sambil memukul bola di turnamen Grand Slam.Australian Open.
Tapi bagi Andy Murray, bisa jadi cuaca super panas merupakan lawan yang lebih berat daripada petenis Portugal di depan dia, yang hanya terpisahkan oleh net. Murray siap menaklukkan Joao Sousa.
Dengan persiapan matang, Murray merupakan petenis dengan kondisi fisik terbaik tahun ini. Bersama Ivan Lendl, petenis Skotlandia ini menjalani latihan keras di Miami yang panas dan lembab.
Setelah kemenangan atas Robin Haase, 6-3 6-1 6-3, di babak pertama, Murray mengaku masih perlu latihan lagi untuk beradaptasi dengan cuaca. Dan dia melakukan di Melbourne.
Menghadapi Sousa, Murray tampil garang. Permainan dingin di tengah cuaca panas membawa unggulan ketiga memenangi pertandingan dengan 6-2 6-2 6-4, tanpa sekali pun menghadapi break point.
Sebelum Australian Open 2013, banyak yang menjagokan Murray akan menjadi juara. Menilik penampilannya di dua babak pertama, rasanya prediksi tersebut tak akan jauh dari kenyataan.
Di babak ketiga, Murray bertemu Ricardas Berankis dari Lituania. Di babak kedua, Berankis membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ke-25, Florian Mayer, 6-2 6-3 6-1.
Jo-Wilfried Tsonga juga menyajikan penampilan superior saat menghentikan Go Soeda, 6-3 7-6(1) 6-3.