Pertemuan ini adalah yang keenam bagi kedua petenis, dan seluruhnya jadi milik Serena Williams. Kemenangan ini juga mengantar Williams ke perempatfinal dan semakin mendekati gelar keenamnya.
Williams memang punya segala yang dibutuhkan untuk bisa melaju hingga ke perempatfinal bahkan juara, meski pada pertandingan pertama dia sempat mendapat cedera engkel kanan.
Satu kemenangan lagi, williams akan menyamai rekor lamanya, 21 kemenangan beruntun yang dicatat mulai Australian Open 2003 hingga sekitar dua bulan berikutnya.
Empat pertandingan sudah dijalanai Williams di Melbourne Park tahun ini dan hanya kehilangan delapan game. Catatan ini hanya kalah dari Maria Sharapova dengan lima game.
Di perempatfinal, Williams akan bertemu juniornya, Sloane Stephens, yang melewati babak keempat dengan mengalahkan Bojana Jovanovski, 6-1 3-6 7-5.
Stpehens sudah dianggap seperti adik sendiri dan sering mendapat masukan dari Williams, yang menyebutnya sebagai calon petenis nomor satu.
Tapi fakta ini tak akan mengurangi kinerja Williams di lapangan. Dia siap mengirim pulang siapa pun yang menghalangi langkahnya ke puncak.
Keduanya terakhir bertemu di perempatfinal Brisbane International, turnamen sebelum Australian Open. Williams memenangi pertandingan dan akhirnya keluar sebagai juara.
Jika memenangi pertandingan ini, lawan yang kemungkinan akan dihadapi Williams di semifinal adalah Victoria Azarenka. Artinya, perang besar benar-benar dimulai.