Saat hasil undian Australian Open tahun ini keluar, Andy Murray sudah diprediksi akan melewati babak-babak awal dengan mudah.
Dia juga dipredikisi akan bertemu Gael Monfils di babak keempat dan Juan Martin Del Potro di perempatfinal.
Prediksi bahwa dia akan melewati babak-babak awal dengan mudah, benar terjadi. Tapi tidak soal siapa lawan yang dihadapi.
Di babak keempat, dia bertemu Gilles Simon yang berhasil menyingkirkan Monfils lewat pertaruangan lima set yang sangat melelahkan.
Kejutan terbesar adalah di perempatfinal, ketika dia harus bertemu Jeremy Chardy, yang di luar dugaan berhasil menyingkirkan unggulan keenam, Del Potro, di babak ketiga, juga dengan lima set.
Secara hitungan matematika, Chardy adalah lawan yang lebih mudah dibanding Del Potro. Apakah ini tanda bahwa Murray akan melaju ke semifinal dengan mudah? Bisa jadi.
Murray datang ke Melbourne Park dengan persiapan matang dan rasa percaya diri tinggi. Tapi bukan berarti dia tak menemui kendala. Pria Skotlandia ini mengaku sempat grogi saat menjalani babak pertama.
Di babak kedua, dia sempat kuwalahan karena harus bermain di tengah cuaca yang sangat panas, 38 deracat celcius. Tapi dia bisa mengatasi semua kendala tersebut dengan baik.
Murray lolos ke perempatfinal tanpa kehilangan satu set pun, dan belum mendapat lawan berat yang bisa merepotkannya.
Bertemu Chardy di perempatfinal, Murray jelas diunggulkan. Sebelumnya mereka sudah lima kali bertemu, dan empat di antaranya jadi milik Murray.
Satu kemenangan Chardy didapat pada pertemuan terakhir di babak ketiga Cincinnati Masters, Agustus tahun lalu.
Harus diingat, waktu itu Murray tidak dalam kondisi fit setelah memenangi Olimpik London dan belum cukup beristirahat. Tapi tetap, kemenangan ini memberi bekal rasa percaya diri pada Chardy.
Kondisi sangat berbeda terjadi di Melbourne Park. Murray tengah berada dalam kondisi siap tempur, baik mental maupun fisik. Meski sempat mendapat perlawanan, Murray berhasil memenangi set pertama, 6-4.
Set kedua dan ketiga makin mudah bagi juara US Open 2012. Hanya dalam satu jam 51 menit, Murray berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 6-4 6-1 6-2.
Ini merupakan semifinal keempat secara beruntun Murray di Australian Open. Tahun 2010 dan 2011 dia berhasil menembus final, tapi selalu gagal meraih gelar.
Mungkinkah tahun ini saatnya Murray juara? Untuk menjawab pertanyaan ini, masih ada dua pertandingan di depan yang harus dijalani.
Di semifinal, dia akan bertemu pemenang antara Roger Federer dan Jo-Wilfried Tsonga. Jika berhasil melewati babak ini, Novak Djokovic atau David Ferrer sudah menanti di partai final.