Jelang Davis Cup 2013

Atas Nama Negara

Selasa, 29 Januari 2013 11:25 WIB
Editor: Pipit Puspitarini
 Copyright:

Davis Cup memang tak sepopuler turnamen Grand Slam, seperti Australian Open, French Open, Wimbledon, atau US Open. Tapi jika bicara bela negara, event ini lah jawabannya.

Davis Cup adalah event tahunan beregu putra antarnegara, dan merupakan turnamen terpanjang, dimulai pada awal tahun dan berakhir mendekati akhir tahun.

Event ini pertama digelar pada 1900 dengan hanya melibatkan Inggris Raya dan Amerika Serikat. Pada 2007, event ini berkembang dan diikuti 137 negara.

Pemegang gelar terbanyak adalah AS dengan 32 kali juara dan 29 kali runner-up, disusul Australia dengan 28 gelar termasuk empat kali saat masih bergabung dengan Selandia Baru dan bernama Australasia.

Juara terakhir Davis Cup adalah Republik Ceko. Tahun lalu mereka berhasil mengalahkan Spanyol di final, 3-2. Ini merupakan gelar kedua mereka, setelah 1980 saat masih bernama Cekoslovakia.

Peserta turnamen ini dibagi dalam beberapa grup. 16 negara terbaik, masuk ke Grup Dunia. Daftar unggulan didasarkan peringkat negara yang dikeluarkan oleh International Tennis Federation atau ITF.

Juara bertahan dan runner-up, selalu menjadi unggulan pertama dan kedua.

Delapan tim yang kalah di babak pertama, harus bersaing dengan delapan tim pemenang Grup I, di babak playoff. Pemenang babak ini akan masuk ke Grup Dunia tahun berikutnya, sementara yang kalah tergeser ke Grup I.

Grup I terbagi atas tiga zona atau wilayah, yakni Americas, Asia/Oceania, dan Europe/Africa. Zona Americas dan Asia/Ozeania masing-masing meloloskan dua wakil untuk ikut babak playoff.

Sementara Zona Europe/Africa setiap tahun meloloskan empat negara untuk ikut babak ini.

Negara yang kalah pada babak pertama Grup I tiap zona, harus melakukan bebak playoff dengan cara saling berhadapan. Tim yang terakhir kalah akan turun ke Grup II tahun berikutnya.

Posisinya akan digantikan tim yang menjadi juara Grup II di masing-masing zona. Sistem promosi-degradasi ini berlaku hingga ke Grup IV.

Indonesia tahun ini lolos ke Grup I Zona Asia/Oceania, setelah mengalahkan Filipina di final Grup II, tahun lalu. Indonesia menggantikan Selandia Baru yang pada playoff terakhir kalah dari Taiwan.

Persaingan tahun ini akan dimulai dengan babak pertama pada 1-3 Februari.