Bertemu Penggemar Istimewa

Djokovic Bertemu Nole Kecil

Senin, 4 Februari 2013 10:37 WIB
Editor: Pipit Puspitarini
 Copyright:

Ada satu warga Belgia yang tidak merasa sedih meski negaranya kalah di babak pertama Davis Cup, yakni Dragan Lazendic. Ya, pria satu ini memang lahir dan besar di Belgia, tapi dia adalah keturunan asli Serbia.

Kunjungan tim Davis Cup Serbia ke Belgia memberi kesempatan besar bagi pria kelahiran 1976 untuk bertemu Novak Djokovic dkk.

Sehari-hari Lazendic bekerja mengurusi ATM atau Automatic Teller Machine. Demi Djokovic dan tim, dia memilih off sementara dari pekerjaannya dan menjadi supir tim Serbia.

Lazendic dengan setia mengantar Djokovic cs dari hotel ke Spiroudome, tempat pertandingan berlangsung, atau ke mana pun mereka ingin pergi.

“Saya merasa terhormat bisa menjadi supir para petenis Serbia. Saat di mobil, mereka minta diputarkan lagu-lagu Serbia. Mereka bisa bersantai dan merasa seperti sedang berada di negara sendiri,” cerita Lazendic.

Lazendic, yang juga bermain tenis, sudah kenal kapten tim Serbia, Bogdan Obradovic, dari tahun lalu. Dia pernah ikut akademi tenis milik Obradovic di Belgrade demi mendapat surat izin melatih.

Dari semua kegembiraan Lazendic, puncaknya tentu saja saat dia bisa bertemu, berbincang-bincang, dan berfoto dengan petenis nomor satu dunia, Djokovic.

Dia bahkan meminta izin apakah boleh membawa keluarganya untuk bertemu Djokovic. Lazendic sekeluarga bahkan mendapat kenang-kenangan berupa kaus yang biasa Djokovic pakai untuk berlatih.

Momen paling membanggakan adalah ketika keponakannya yang berusia empat tahun, dan kebetulan juga bernama Novak, bertemu Djokovic.

“Sekarang si kecil Novak sudah bertemu si hebat Novak. Ketika Novak kecil ditanya siapa nama belakangnya, dia langsung menjawab Djokovic, bukan Lazendic,” certa Lazendic bangga.