Jepang dan Rusia belum pernah saling berhadapan. Rusia punya catatan lebih bagus di Fed Cup, dengan empat kali keluar sebagai juara, Jepang belum sekali pun.
Tahun lalu Rusia terhenti di semifinal setelah kalah oleh Serbia. Setahun sebelumnya, pada 2011, mereka berhasil ke final, tapi akhirnya kalah dari Ceko.
Tahun ini mereka kembali merintis jalan. Maria Kirilenko jadi andalan utama, bersama Ekaterina Makarova, Anastasia Pavlyuchenkova, dan Elena Vesnina. Empat petenis berada di atas peringkat 35 dunia.
Kirilenko tengah percaya diri tinggi, menyusul raihan gelar juara Pattaya Open, akhir pekan kemarin.
Sepanjang turnamen, Kirilenko menyajikan permainan terbaik, hingga mengalahkan Sabine Lisicki di final, lewat pertarungan tiga set yang menguras tenaga dan emosi, 5-7 6-1 7-6(1).
Sukses di Pattaya merupakan gelar keenam sepanjang karier profesionalnya, sekaligus yang pertama sejak 2008.
Selama ini nama Kirilenko memang sering terabaikan karena Rusia memiliki cukup banyak petenis putri daripada negara-negara lain.
Setiap menyebut Rusia, nama yang biasanya langsung muncul adalah Maria Sharapova, Svetlana Kuznetsova, Nadia Petrova, atau Vera Zvonareva.
Sekarang adalah kesempatan Kirilenko untuk membuktikan eksistensinya. Bersama rekan-rekannya, dia akan bertemu Jepang yang menugaskan Ayumi Morita, Kimiko Date-Krumm, Masaki Doi, dan Kurumi Nara.
Secara peringkat, seluruh pemain Jepang berada di bawah barisan Rusia. Tapi Jepang, yang baru kembali ke Grup Dunia setelah terakhir tahun 2007, bukan lantas jadi mudah untuk dikalahkan.
Kirilenko cs lebih beruntung karena pertandingan akan berlangsung di negara mereka, tepatnya di Olympic Stadium, Moscow.