David Ferrer untuk kali kedua bertemu Paolo Lorenzi di babak perempatfinal musim ini. Sebelumnya mereka bertemu di Qatar Open, awal Januari.
Seperti pada perempatfinal sebelumnya, kali ini Ferrer juga meraih kemenangan dengan cukup mudah. Ferrer butuh 72 menit untuk meraih kemenangan 6-3 6-1.
Kemenangan ini menambah rekor Ferrer di turnamen ATP 500 lapangan tanah liat, menjadi 18 beruntun.
Ferrer sudah menjalani lima perempatfinal musim ini, dan semuanya berakhir dengan kemenangan. Dua di antaranya berakhir dengan gelar juara, yakni di Auckland dan Buenos Aires.
Sementara dua lagi berakhir di semifinal, yakni Qatar dan Australian Open.
Pada turnamen kelima ini, Ferrer berpeluang untuk meraih gelar ketiga, asal dia berhasil melewati dua tantangan di depan. Tantangan pertama adalah Fabio Fognini yang akan jadi lawannya di semifinal.
Fognini lolos ke babak ini setelah mengalahkan Santiago Giraldo, 7-5 6-4. Ini merupakan semifinal pertama Fognini musim ini.
Pekan lalu di Buenos Aires, Fognini gagal melaju ke semifinal setelah kalah dari Ferrer di perempatfinal.
Jika berhasil melewati Fognini, tantangan terbesar menanti di final, yakni pemenang antara Nicolas Almagro dan Rafael Nadal.
Almagro berhasil menembus semifinal berkat kemenangan dua set atas Horacio Zeballos, 6-3 6-4, hanya dalam 70 menit.
Sementara Rafael Nadal lolos setelah mengalahkan Leonardo Mayer. Set pertama berjalan mudah bagi Nadal yang unggul dengan 6-1.
Tapi set kedua adalah ujian berat bagi Nadal. Unggulan kedua ini baru bisa mengakhiri pertandingan setelah bermain selama satu jam 41 menit, dengan 6-1 7-5.