BNP Paribas Open 2013

Persaingan Kembali Panas

Rabu, 6 Maret 2013 10:17 WIB
Editor: Pipit Puspitarini
 Copyright:

Setelah Australian Open, para petenis selalu menantikan kembali Indian Wells bergulir. Indian Wells merupakan turnaman pertama dengan level tertinggi setelah Grand Slam.

Di bagian putra, Indian Wells merupakan turnaman ATP Masters 1000 pertama dari sembilan seri dalam satu tahun. Sudah tentu turnamen ini menyediakan hadiah dan poin dalam jumlah lebih besar.

Para petenis mengatur sedemikian rupa jadwal dan kondisi fisik mereka agar bisa mengikuti turnamen ini.

Andy Murray memilih tidak turun di turnamen mana pun pasca-Australian Open demi fokus ke turnamen berhadiah 5 juta dolar AS lebih ini.

Novak Djokovic hanya turun di Dubai dan sekali bermain di Davis Cup agar bisa siap 100 persen saat turun di Indian Wells.

Setiap tahun, Indian Wells berlangsung secara berurutan dengan turnamen selevel, Miami.

Dua turnamen ini melibatkan jumlah peserta lebih banyak daripada turnamen selevel lain tapi lebih kecil ketimbang Grand Slam. Tak heran jika jumlah hari penyelenggaraan event ini juga lebih lama.

Nadal Kembali Beraksi

Novak Djokovic, Roger Federer, Andy Murray, dan Rafael Nadal. Empat nama ini selalu jadi pembicaraan orang dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi mereka terlalu tangguh. Bahkan dalam satu atau dua tahun ke depan, rasanya masih terlalu sulit bagi petenis lain untuk bisa mengusik kenyamanan mereka.

Memang saat ini Nadal berada di peringkat lima dunia, tergeser David Ferrer. Tapi hal ini terjadi karena Nadal absen tujuh bulan lebih akibat cedera lutut kiri.

Rafa Nadal dalam waktu dekat seharusnya sudah bisa masuk kembali ke barisan empat besar dan mengeluarkan Ferrer dari kelompok eksklusif.

Saat kembali berkompetisi awal bulan lalu, Nadal langsung berhasil menembus final di Vina del Mar, Chili. Sepekan kemudian dia meraih gelar juara di Sao Paulo, Brasil, dan terakhir pekan lalu di Acapulco, Meksiko.

Sebelumnya beredar kabar seputar ketidakpastian apakah Nadal akan turun di Indian Wells atau tidak. Pemegang 11 gelar Grand Slam ini memang lebih selektif memilih turnamen berkaitan dengan cederanya.

Bahkan dia rela melakukan tur ke Amerika Latin setelah sekian lama dia tidak lakukan, demi turnamen tanah liat yang merupakan spesialisasinya.

Tapi akhirnya Nadal memutuskan untuk menguji kekuatan kakinya dengan turun di Indian Wells yang menggunakan lapangan keras jenis plexipave.