Final Australian Open 2013 antara Victoria Azarenka dan Li Na, Januari 2013 lalu, merupakan salah satu pertandingan yang tak akan mudah untuk terlupakan.
Li Na, yang berhasil menembus final turnamen Grand Slam untuk kali ketiga, berjuang habis-habisan untuk bisa meraih gelar pertamanya di Australian Open.
Petenis Cina tersebut dua kali terjatuh dan mendapat cedera engkel. Tapi Li Na tak menyerah. Dia terus bertahan sekuat tenaga, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan sang lawan.
Li Na adalah favorit banyak penonton, tak hanya di Melbourne Park, tapi di banyak turnamen.
Sony Open Tennis menyambut kembalinya petenis 31 tahun tersebut setelah beristirahat sekitar satu setengah bulan karena cedera engkel.
Mendapat bye di babak pertama, petenis terbaik China ini bertemu Kiki Bertens yang berusia 10 tahun lebih muda, di babak kedua, Kamis (21/03/13) siang waktu Miami atau tengah malam WIB.
Li Na bermain satu jam tujuh menit untuk mengalahkan Bertens dengan 6-3 6-1. Unggulan kelima ini akan bertemu Varvara Lepchenko di babak ketiga.
“Banyak sekali penonton yang mendukung hari ini dan saya merasa seperti ‘wow!’. Saya bertanding cukup bagus hari ini dengan mengikuti apa yang seharusnya saya lakukan,” kata Li Na.
Unggulan lain yang berhasil melaju ke babak ketiga adalah Agnieszka Radwanska. Petenis Polandia ini menang atas Su Wei-Hsieh, 6-3 6-2.
Kemenangan ini merupakan yang ke-20 bagi Radwanska, tahun 2013 ini. Dia berada di urutan kedua setelah Sara Errani yang sudah meraih 21 kemenangan.
Errani akan bertemu Daniela Hantuchova di babak kedua, Jumat (22/03) malam waktu setempat, atau Sabtu pagi WIB.