Serena Williams adalah petenis dengan banyak rekor. Tahun ini dia sudah mencatat rekor sebagai petenis putri tertua yang berhasil menjadi nomor satu dunia, Februari lalu saat mencapai final Qatar Open.
Dengan predikat nomor satu dunia dia datang ke Miami sebagai unggulan pertama. Tak hanya itu, Williams adalah satu dari hanya dua petenis yang berhasil menjuarai turnamen ini lima kali.
Petenis lain yang memiliki lima gelar adalah Steffi Graf (1987, 1988, 1994-1996).
Williams berburu rekor lainnya saat bertemu Li Na di perempatfinal, Rabu (27/03) dini hari WIB, dalam kondisi cuaca yang tak terlalu mendukung karena angin dingin yang cukup kencang.
Pemegang 15 gelar Grand Slam ini harus bermain 42 menit untuk bisa mengambil set pertama dengan 6-3.
Williams seperti melihat kemenangan di depan mata, saat memimpin 2-0 di set kedua. Tapi di luar dugaan Li Na mampu bangkit dan menang di lima game berikutnya.
Williams tak menyerah. Dengan kerja keras, petenis 31 tahun ini berhasil menguasai empat game secara berurutan, dan set ini harus diselesaikan dengan tiebreak.
Tiebreak berlangsung ketat. Li Na yang baru turun perdana di turnamen ini setelah pulih dari cedera engkel yang didapat saat final Australian Open Januari lalu, terus memberi tekanan.
Tapi Williams berhasil meredam permainan petenis terbaik Cina tersebut, dan menyudahi pertandingan dengan kemenangan 6-2 7-6(5).
Sekali lagi, hasil ini membawa Williams menyamai rekor Steffi Graf, yakni mencatat kemenangan ke-59 di turnamen dengan level Premier Mandatory ini.
Kemenangan ini juga mengantar Williams ke semifinal untuk menghadapi unggulan empat, Agnieszka Radwanska.
Kita nantikan, mampukah Willimas melewati Radwanska untuk lolos ke final dan pada akhirnya menjadi petenis pertama yang meraih enam gelar di Sony Open.