Stadium Court Crandon Park Tennis Center Miami jadi saksi bertemunya dua petenis senior dengan semangat juang luar biasa, pada laga semifinal Sony Open Tennis, Sabtu (30/03/13) dini hari WIB.
Tommy Haas yang berusia 34 tahun bertemu David Ferrer, 30 tahun. Dengan usia yang tak muda lagi, keduanya menyajikan permainan luar biasa sepanjang dua jam lebih pertandingan.
Haas yang mengalahkan unggulan pertama, Novak Djokovic, di babak keempat, tampil superior di set pertama dengan meraih kemenangan 6-4.
Awal set kedua berlangsung ketat. Ferrer mulai menemukan sentuhan terbaiknya dan memaksa rubber-set setelah memenangi set kedua dengan 6-2.
Di awal set ketiga, Ferrer sempat bermasalah dengan servisnya. Setelah mematahkan servis Haas untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, petenis Spanyol ini tak lagi terkejar.
Ferrer menutup set ketiga dengan 6-3, sekaligus mengantarnya ke partai final.
“Saya berjuang untuk setiap poin. Saya tahu Tommy sedikit lebih lelah dari pada saya di set ketiga. Saya tahu itu. Saya berhasil ke final dan saya sangat senang.
“Saya akan berusaha untuk menang di final hari Minggu. Ini akan sangat sulit. Untuk memenangi turnamen Masters 1000, saya harus memberikan permainan terbaik,” ungkap Ferrer.
Ini adalah final kelima Ferrer di turnamen Masters 1000 dengan raihan satu gelar yang didapat pada Paris Masters November 2012, dengan mengalahkan Jerzy Janowicz di final.
Tahun ini Ferrer sudah mencatat rekor 25-4 dan meraih dua gelar juara, di Auckland (menang atas Philipp Kohlschreiber) dan di Buenos Aires (Stanislas Wawrinka).
Dengan prestasinya di Miami ini, dia akan kembali menggeser Rafael Nadal dari posisi ranking empat dunia.
Sebelumnya, Ferrer sudah menempati posisi tersebut untuk beberapa bulan, menyusul absennya Nadal selama tujuh bulan lebih karena cedera.
Nadal merebut kembali tempatnya setelah mengumpulkan poin di Vina del Mar, Sao Paulo, Acapulco, dan Indian Wells, dengan hasil sekali runner-up dan tiga gelar juara.