Marion Bartoli asal Prancis mengumumkan pengunduran diri dari dunia tenis di Cincinnati, Amerika Serikat, Kamis (15/08/13). Cedera menjadi alasan utama Bartoli menutup karier petenis aktif di lapangan.
Ajang turnamen Grand Slam AS Terbuka, 26 Agustus-09 September 2013, menjadi momen perdana Bartolin menjadi seorang komentator di jaringan televisi Eurosport.
“Amat menegangkan rasanya untuk mengumumkan bahwa saya akan menjadi salah satu bagian dari tim @Eurosport pada @ASTerbuka dalam bahasa Inggris dan Prancis,” kata Bartoli lewat Twitter.
Kekalahan dari Simona Halep di Cincinnati membuat Marion Bartoli merasa waktunya di dunia tenis telah berakhir.
Usai terhenti di tangan Simona, Bartoli mengumumkan pengunduran diri dari tenis, tepat dua bulan setelah menjadi juara di ajang Grand Slam Wimbledon 2013.
"Tubuh saya mulai hancur. Saya tak kuat lagi menahan rasa sakit dan terus bermain. Saya bermain dengan rasa sakit di Wimbledon dan berhasil. Itu sepertinya terakhir kali saya bisa,” kata Bartoli saat mundur.
Wimbledon 2013 menghadirkan kejutan. Berstatus unggulan ke-15, Bartoli mengejutkan dunia dengan menjadi juara di Wimbledon usai mengalahkan Sabine Lisicki asal Jerman di partai puncak.
"Saya telah bermain untuk waktu yang lama dan merasa tiba saat untuk berhenti bermain tenis. Ini keputusan berat. Saya menjadi pemain tenis sejak lama dan punya peluang untuk mewujudkan impian terbesar.”