Dua petenis teratas dunia, Novak Djokovic dan Rafael Nadal akan bertarung pada partai puncak AS Terbuka di Flushing Meadows, New York, Selasa (10/09/13) dini hari WIB.
Ini merupakan duel ketiga Djokovic versus Nadal di final AS Terbuka sejak 2010.
Di final, Nadal akan menjalani misi meraih gelar Grand Slam ke-13 sepanjang karier. Bagi Djokovic, final nanti membuka peluang menambah trofi Grand Slam-nya menjadi 7.
Jelang duel, Djokovic mengakui rivalnya lebih pantas menjadi unggulan. Apalagi performa Nadal sepanjang 2013 ini memang dalam grafik menanjak.
Sepanjang 2013, Nadal perkasa terutama saat tampil di lapangan keras. Nadal tak terkalahkan dalam 21 partai di lapangan keras. Catatan ini membuat Novak ketar-ketir.
“Nadal adalah kompetitor tangguh. Dia adalah pemain terbaik saat ini. Saya lebih memilih lawan lain. Di final, saya tentu ingin melawan pemain yang saya memiliki peluang besar,” kata Novak.
Novak dan Nadal sudah dua kali bertemu di final AS Terbuka, 2010 dan 2011. Nadal menang di final 2010 dan Djokovic balas kalahkan Nadal pada 2011.
Sejak duel pertama pada 2006, Novak dan Rafa tercatat sudah 36 kali beradu di atas lapangan. Hingga saat ini, Rafa masih unggul 21-15 atas Novak.
Final AS Terbuka 2013 merupakan kali keenam kedua petenis bertempur di laga puncak Grand Slam. Dari 5 final sebelumnya, Djokovic unggul 3-2.
Secara kesuluruhan, Djokovic sudah 10 kali menghadapi Nadal pada turnamen Grand Slam. Dalam rentang tersebut, Djokovic baru mencatat 3 kali menang.
Pertandingan di final AS Terbuka Nadal dan Djokovic akan melakoni perjumpaan ke-17 di laga puncak.