Turnamen internasional ITF Junior Piala Widjojo Soejono meluncurkan petenis muda Indonesia ke final. Efriliya Herlina naik ke partai puncak setelah mengalahkan Sofya Golubovskaya, 6-2, 6-2.
Tapi rekan Efriliya, Rifanty Kahfiani malah kalah oleh kakak Sofya, Polina Golubovskaya. Duel Rifanty dan Polina pada pertandingan semifinal lain juga berakhir dengan dua set langsung, 7-5, 6-3.
Dua hasil semifinal di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya Surabaya, Sabtu (19/10/13), menghadirkan ulangan final turnamen sejenis di Jakarta. Sepekan kemarin, Polina menjadi juara ITF Junior.
Di Jakarta, Efriliya kalah telak dengan skor 3-6, 1-6 oleh Polina yang masih berusia 14 tahun. Kini ia punya peluang untuk membalas di Surabaya, tak jauh dari kota kelahirannya, Trenggalek.
“Saya akan berusaha membalas kekalahan di final besok. Dia punya pukulan bagus. Tapi saya juga sudah tahu gaya permainannya,” kata Efriliya tentang laga dengan Polina Golubovskaya.
Selain ingin membalas kekalahan dari Polina Golubovskaya, Efriliya Herlina ingin menebus kegagalan pada 2012. Pada edisi tahun kemarin, Efriliya kalah oleh petenis Korea Selatan, Kim Da-bin di final.
Efriliya optimistis pada peluang karena mengalami peningkatan permaina sejak putaran pertama hingga semifinal. Namun dia menyadari masih sering melakukan beberapa kesalahan sendiri.
Jika berhasil menang atas Polina, Efriliya tak hanya menaklukkan adik-kakak keluarga Golubovskaya dari Rusia. Dia juga akan melengkapi sukses juara ganda putri bersama Parminder Kaur asal India.
Sebagai pasangan unggulan pertama, Efriliya/Parminder menundukkan ganda Thailand, Pichayatida Jandaeng/Priyachanok Sukkanha, dengan skor ketat 7-6 (3), 7-5.