Demi Emas Tenis PON 2016

Jatim Tarik Balik Efriliya

Senin, 21 Oktober 2013 21:00 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Tak ingin kehilangan peluang medali emas di PON XIX 2016 Jawa Barat,  Jawa Timur memulangkan Efriliya Herlina yang lama bermukim di Tangerang. Jatim tak mau daerah lain mengambil Efriliya.

Sekretaris Umum Persatuan Lawn Tenis Indonesia Jawa Timur, Didik Utomo, mengatakan Lia akan segera masuk pemusatan latihan daerah. Namun Pelti menunggu kesepakatan dengan KONI Jatim.

“Lia sudah menyatakan siap membela Jatim di PON nanti. Karena itu, kita lakukan proses sejak awal. Termasuk menyiapkan draft hitam di atas putih agar tak ada lagi yang menggugat,” terang Didik.

Wakil Ketua KONI Jatim Dhimam Abror Djurait mengatakan isi kesepakatan termasuk pembiayaan ikut turnamen lokal dan mancanegara. “Kita akan sharing pembiayaan dengan Pelti,” kata Abror.

Pelti dan KONI Jatim harus bergerak cepat setelah tersiar kabar bahwa Elfriliya akan bergabung Jawa Barat. Namun Didik membantah dengan mengatakan petenis berusia 18 tahun itu bukan milik Jabar.

“Statusnya pemain bebas. Memang selama ini dia latihan bersama klub di Bogor, tapi bukan atlet Jabar. Dia asli kelahiran Trenggalek,” tandas Didik yang optimistis pada peluang Jatim di PON.

“Peluang tentu bertambah besar karena selain Elfriliya masih ada pemain muda lain di tunggal putri,” terang Didik menanggapi kegagalan Jatim meraih medali emas dalam dua edisi terakhir PON.

Harapan itu bukan isapan jempol. Di Piala Widjojo Soejono di Surabaya, Minggu (20/10/13), Lia menyabet gelar tunggal putri dan ganda putri berpasangan dengan petenis India, Parminder Kaur.

Nama Lia (panggilan akrabnya) memang terkait dengan Jabar karena dia patah hati setelah tak masuk tim Jatim di PON 2012 Riau lalu. Namun situasi kini berubah.

Dengan pendekatan psikologis terhadap keluarganya yang masih berdomisili di Trenggalek, Lia yang kini menempati peringkat 287 ITF luluh dan bersedia membela provinsi asalnya.

Mengaku sudah bertemu pengurus Pelti dan KONI Jatim, Efriliya mengatakan, “Saya siap saja bela Jatim. Mudah-mudahan berjalan lancar dan tidak ada masalah. Sekarang masih proses akhir.”