Kemenangan di pertandingan yang berlangsung 1 jam 15 menit bagi Rafael Nadal merupakan ajang ‘balas dendam’ atas kekalahannya dari David Ferrer di semifinal Paris Masters beberapa hari lalu.
Petenis kidal asal negeri Spanyol itu merupakan petenis pertama yang sukses meraih kemenangan dengan straight set di turnamen ini. Dua pertandingan sebelumnya berlangsung tiga set.
Kemenangan atas laga yang berlangsung selama 1 jam 15 menit ini sekaligus membalaskan kekalahannya di semifinal Paris Masters, pekan lalu.
Nadal menekan sejak set pertama, serta beberapa kali sukses mematahkan servis dari Ferrer. Kedua petenis mencoba saling mematahkan servis. Nadal berhasil tak terkejar, dan unggul di set pertama.
Set kedua lebih mudah bagi petenis yang absen tahun lalu di turnamen ini karena cedera lutut. Nadal unggul 5-0, namun Ferrer mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-5.
Di gim berikutnya, Nadal mendominasi permainan. Sebuah backhand pengembalian Ferrer yang kurang akurat hingga bola bersarang di net. Nadal memastikan kemenangan 6-2.
"Tak pernah mudah menghadapi David Ferrer, nomor tiga di dunia. Dia hebat dan punya karier yang bagus,” kata Nadal seperti tertera di BBC.
“Dia bermain jauh lebih baik di Paris minggu lalu, tapi hari ini saya sedikit lebih baik dan ini penting untuk rasa percaya diri saya, memulai dengan kemenangan setelah Paris,” sambung Nadal.