Gagal Total Sepanjang 2013

Federer Tolak Pensiun

Selasa, 12 November 2013 09:03 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Kiprah terakhir Roger Federer (32) di ATP World Tour Finals 2013 berakhir buruk. Langkah Federer terhenti di tangan musuh bebuyutannya Rafael Nadal di partai semifinal.

Bertarung di O2 Arena, London, Inggris, Federer menyerah 5-7 dan 3-6. Hasil ini menjadi kekalahan pertama Federer di tangan Nadal saat bermain di arena tertutup.

Kegagalan di ATP World Tour Finals 2013 yang biasanya menjadi turnamen penutup tahun membuat Federer hanya mampu meraih satu gelar juara sepanjang 2013.

Federer hanya menoreh prestasi di turnamen Halle, Jerman, Juni 2013. Fakta ini melahirkan anggapan kalau sudah saatnya bagi salah satu legenda tenis dunia ini untuk pensiun.

Membantah pemberitaan yang ada, Roger Federer yang tercatat sebagai petenis putra peraih hadiah terbanyak malah mencanangkan target untuk tahun 2014.

“Mengapa harus pensiun? Meraih gelar juara jadi menyenangkan tahun depan. Jika tidak nomor satu dunia, menempati posisi empat atau delapan besar sudah bagus,” kata Roger Federer.

Federer mengakui usianya tidak muda lagi dan akan menghadapi kendala kemampuan fisik. Pengaturan jadwal turnamen di tahun depan menjadi salah satu kunci kebangkitan Federer.

“Saya akan menentukan target tahun depan. Saya akan berusaha keras mendapatkannya dan mencoba bermain sebaik mungkin,” jelas Federer yang tercatat 17 kali juara grand slam tunggal putra.

Soal rencana kebangkitan Federer, Nadal meyakini musuh bebuyutannya akan bangkit tahun depan. Nadal memperkirakan Federer akan menjadi salah satu kandidat juara grand slam Australia Open 2014.

Tidak demikian dengan Novak Djokovic. Juara ATP World Tour Finals 2013 ini menilai era keemasan Federer telah habis. Novak merasakan kecepatan bermain Federer telah hilang.

“Pergerakannya tahun ini tidak sebagus tahun sebelumnya. Hal itu menjadi salah satu penyebab mengapa dia tidak sukses tahun ini,” kata Novak.