Final Piala Davis 2013

Nole Bidik Cesko

Kamis, 14 November 2013 13:10 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Novak “Nole” Djokovic tengah memuncak penampilannya. Seusai gagal di US Open 2013 dan menyerahkan predikat nomor satu dunia kepada Rafael Nadal, September lalu, pria 26 tahun itu langsung tancap gas.

Nole langsung merekam 22 kemenangan beruntun dan mendominasi trofi kampiun dalam empat turnamen besar. Pekan lalu, Nole akhirnya menekuk Nadal dan merebut gelar jawara ATP Masters 2013 di London.

Meski masih berstatus sebagai petenis nomor dua dunia, Nole tak kecewa. Petenis berpaspor Serbia itu tahu apa yang harus dia lakukan untuk menebus kekecewaan: kembali menjuarai Piala Davis.

Benar, Kombank Arena, lapangan bepermukaan keras di Belgrade, akan menjadi arena laga puncak Davis Cup 2013 antara Serbia kontra Republik Cesko.

“Saya tak punya banyak waktu memulihkan diri setelah turnamen pamungkas ATP di London, tapi itu tak masalah karena saya merasa sempurna dalam 2,5 bulan terakhir,” sebut Nole di laman resmi Piala Davis, Rabu (13/11/13).

Rentetan kemenangan yang Nole bukukan akan membantu Serbia merebut gelar kampiun Davis Cup kedua, setelah yang pertama mereka raih pada 2010.

“Mengalahkan Prancis di final itu berarti segalanya bagi setiap anggota tim Piala Davis. Tak ada keraguan untuk mengulang torehan kesuksesan yang sama,” tutur Nole lagi.

“Kesuksesan itu akan jadi awal merealisasikan tujuan pribadi saya pada 2014, takni kembali ke puncak (tenis dunia) dan sebisa mungkin memenangi grandslam sebanyak-banyaknya,” lanjut tunangan Jelena Ristic itu.

Dukungan sekitar 15.000 penonton di Kombank Arena memberi energi tersendiri bagi Nole dan kawan-kawan. Namun, komposisi Serbia tengah dalam ujian setelah dua andalan bermasalah.

Viktor Troicki harus absen karena gagal tes darah sekali. Berikutnya Janko Tipsarevic dalam kondisi meragukan karena masih berjuang memulihkan cedera telapak kaki.

“Semuanya akan ditentukan di lapangan, di mana terjadi pertarungan dua tim bermaterikan petenis muda yang juga lapar kesuksesan,” tukas Djokovic.

“Harapannya, pengalaman menjadi juara (Davis Cup) 2010 dan kekompakan akan membantu kami memenangi gelar kampiun itu lagi,” tandas Nole.