Tak Mau Rekrut Pelatih Ternama

Nadal Enggan Latah

Jumat, 27 Desember 2013 14:22 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Petenis peringkat satu dunia Rafael Nadal, telah menjadikan pamannya, Toni Nadal, jadi pelatih utama sejak dia masih kanak-kanak. Bersama Toni, Nadal berhasil meraih 13 gelar Grand Slam.

"Bagaimanapun, saya tetap bertahan dengan tim saya. Saya selalu merasa saat saya bermain buruk, itu adalah kesalahan saya dan ketika saya menang, saya melakukan hal-hal yang benar,” ucap petenis berdarah Spanyol.

Pada penutupan tahun, Novak Djokovic membuat gebrakan dengan mempekerjakan Boris Becker, salah satu mantan juara Grand Slam dari periode 1980-an dan 1990-an, menjadi pelatih utama.

Juga Roger Federer yang mempekerjakan Stefan Edberg, Richard Gasquet yang merekrut Sergi Bruguera dan Kei Nishikori yang juga mengikat kerja sama dengan mantan petenis, Michael Chang.

“Saya telah sukses dalam karir saya dengan tim yang sama. Dan jika terjadi kesalahan maka tidak seorangpun yang lebih bertanggung jawab daripada saya,” ucap petenis yang punya kekuatan pukulan di tangan kiri ini.