Prediksi Chris Evert

Li Na Makin Berjaya

Rabu, 29 Januari 2014 00:53 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Li Na bakal wara-wiri di tenis dunia dan mendominasi grand slam. Petenis putri China itu juga telah menjadi sosok paling berpengaruh di Australian Open selama 10 tahun terakhir.

Pendapat berbau prediksi itu keluar dari mulut petenis legendaris, Chris Evert, Selasa (28/01/14). Pada Sabtu 25 Januari 2014, Li Na sukses meraih gelar grand slam Australian Open 2014.

Trofi kampiun grand slam itu adalah yang kedua setelah Li Na merebut titel bergengsi French Open 2011. Dia menjadi petenis Asia pertama yang sanggup memanen mahkota jawara Roland Garros.

Yeah, saya memilih dia,” tegas Evert, menanggapi apakah nama Li Na sudah pantas muncul di Hall of Fame Australian Open. “Itu bukan hanya soal merebut juara tapi juga pengaruh yang dia buat di dunia tenis.”

Evert memenangi 18 titel jawara grand slam, bergabung dan satu suara dengan Stacey Allaster –WTA Tour Chief—memberi sanjungan kepada Li Na.

Di Melbourne akhir pekan lalu, petenis berusia 31 tahun itu menjungkalkan perlawanan petenis putri Slovakia, Dominika Cibukova. “Perhatikan dia (Li Na), “ sebut Evert.

“Stacey menobatkan dia sebagai petenis putri paling berpengaruh dalam 10 tahun ini, dengan apa yang telah dia berikan 100 persen untuk tenis,” tukas Evert lagi.

Li Na memang bersinar jika berlaga di Australia Terbuka. Dia melaju ke final tiga kali dalam empat tahun terakhir. Pamor Li Na kian bersinar, setelah permainan dan interview yang memikat, hingga dia menadi favorit publik Australia Terbuka.

Singapura dan Beijing akan menjadi rumah kantor WTA, di mana 17 turnamen tenis utri bergengsi akan berlangsung di Asia Pasifik pada 2014. Allaster bilang, mengkilapnya prestasi Li Na berbanding lurus dengan waktu yang makin memudahkan.