Impian Novak Djokovic untuk menjadi juara di Prancis Terbuka semakin dekat. Sepanjang karier, hanya Prancis Terbuka turnamen Grand Slam yang belum pernah dijuarainya.
Menghadapi Ernest Gulbis di semifinal, Djokovic memulai permainan dengan lambat. Untuk menutup set pertama dengan 6-3, petenis Serbia itu membutuhkan 41 menit. Ritme permainan Djokovic membaik pada set kedua. Dengan skor sama, Djokovic memenangi set ini dalam 33 menit.
Namun, Gulbis mampui bangkit pada set ketiga. Setelah meminta waktu untuk ke ruang ganti di akhir set kedua, penampilan Gulbis membaik. Set ketiga pun berjalan lebih ketat. Gulbis mematahkan servis Djokovic pada gim kedelapan dan unggul 5-3. Petenis Latvia itu akhirnya menyudahi set 6-3.
Setelah meredup pada set ketiga, keganasan Djokovic kembali pada set keempat. Djokovic langsung unggul 2-0. Tapi sekali lagi Djokovic membiarkan Gulbis bangkit hingga skor sama 3-3. Selepas itu, Djokovic tak mau lagi mengendurkan tekanan dan menyapu bersih semua game yang tersisa.
Bagi Djokovic, ini merupakan final Prancis Terbuka kedua setelah 2012. Dia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk meraih gelar pertamanya di Roland Garros. Jika sukses menjadi kampiun kali ini, Djokovic akan masuk buku sejarah sebagai petenis kedelapan yang pernah merasakan menjadi kampiun di semua turnamen Grand Slam.