Heather Watson menjadi wanita Inggris pertama dalam 30 tahun terakhir yang memenangi gelar WTA kedua. Petenis berusia 22 tahun ini mengalahkan petenis AS, Madison Brengle, dua set langsung pada partai final turnamen Hobart International.
Watson yang kini menghuni peringkat ke-49 dunia, mengikuti jejak Anne Hobbs yang pernah meraih gelar serupa pada tahun 1985.
Gelar juara pada turnamen Hobart ini, akan menjadi motivasi Watson yang juga akan menuju ke Melbourne untuk bersaing di kompetisi Australia Terbuka. Pada ajang Australia Terbuka, Watson akan menghadapi petenis asal Bulgaria, Tsvetana Pironkova, di babak pertama.
“Terima kasih kepada pelatih saya Diego, ini adalah buah dari kerja keras bersama anda,” ucap Watson.
“Kami bekerja sangat keras tapi kami juga merasa senang,” pungkasnya.
Dalam karirnya, Watson memenangkan gelar WTA pertamanya di Osaka dua tahun lalu, sebelum karirnya terganggu oleh penyakit yang ia derita.
Tahun lalu, Watson hanya duduk di peringkat 119 dunia, akibat performanya menurun sejak diserang penyakit, tetapi akhirnya ia pulih dan mulai bekerja keras dengan pelatih asal Argentina, Diego Veronelli.