Mengenakan dandanan kasual, baju putih dan celana pendek, aura kecantikan Bouchard terpancar jelas. Pesonanya bahkan tak meredup saat bersanding dengan petenis cantik lainnya seperti Maria Sharapova dan Petra Kvitova yang juga hadir saat itu.

Dari kalangan petenis pria, Rafael Nadal dan Roger Federer terlihat di antara para undangan. Mereka akan berjibaku di lapangan tenis Australia Terbuka yang akan dimulai Senin (19/01/15).
Menghadapi turnamen tenis bergengsi ini Bouchard mengaku akan belajar dari pengalaman tahun lalu. Saat itu ia kalah dua set langsung dari petenis Tiongkok Li Na di babak semifinal. Meski demikian pengalaman tak mengenakkan itu tidak akan membebaninya saat mulai berlaga tahun ini.

“Hasil masa lalu saya tidak berarti apa-apa saat saya mulai melakoni pertandingan besok. Saya masih harus berjuang dan mencoba untuk bermain sebaik yang saya bisa. Saya memiliki kenangan besar dari tahun lalu, tapi itu tidak benar-benar berarti apa-apa bagi saya tahun ini”, ungkapnya sebagaimana dikutib Daily Mail.
Petenis 20 tahun itu membuat kejutan tahun lalu saat melompat dari urutan 32 ke tujuh besar WTA. Ia berhasil mencapai semifinal Australia Terbuka dan final grand slam pertamanya di Wimbledon namun kalah dari Petra Kvitova.
Bouchard akan mengawali kiprahnya di Australia Terbuka malam nanti menghadapi petenis Jerman Anna-Lena Friedsam.
Sementara unggulan teratas Serena Williams dan juara Wimbledon Kvitova baru akan bertanding Selasa (20/01/15) besok.
Kvitova sendiri mengaku akan berjuang lebih baik dari tahun lalu. "Saya senang bermain, tentu saja. Ini adalah grand slam. Saya hanya akan melakukan segala sesuatu yang saya bisa untuk menjadi lebih baik daripada tahun lalu karena waktu itu sangat mengecewakan. Waktu itu adalah saat yang tidak benar-benar baik bagi saya”, ungkapnya.
