Serena Williams melangkah ke partai final setelah membekuk Madison Keys selama satu jam 24 menit di Melbourne Park.
Sebelumnya tiket final lebih dahulu dikantongi petenis jelita asal Rusia, Maria Sharapova setelah membekuk rekan senegara Ekaterina Makarova 6-3, 6-2.
Williams, petenis kelahiran 26 September 1981, berstatus petenis nomor satu dunia, telah memenangkan 64 gelar tunggal Grand Slam. Ia memenangi tujuh gelar WTA pada 2014, termasuk AS Terbuka.
Terakhir kali saudara Venus Williams ini memenangkan gelar Australia Terbuka pada 2010 lalu. Sebelum itu Williams berhasil mengoleksi gelar tersebut pada 2003, 2005, 2007 dan 2009. Artinya Williams telah memenangkan lima dari 18 gelar Grand Slam Australia Terbuka.
William mencatatkan rekor impresif, belum terkalahkan di partai puncak Australia Terbuka. Tak heran Williams difavoritkan untuk meraih gelar keenamannya saat berhadapan dengan Maria Sharapova kali ini.
Selain memiliki jam terbang yang lebih, Williams juga memiliki senjata andalan: kombinasi permainan kuat dan intensitas kecepatan.
Rekor pertemuan keduanya pun dipegang Williams. Enam belas dari 18 pertemuan dimenangkan Williams.
Namun di atas lapangan segala sesuatu bisa terjadi. Meski Sharapova harus melewati berbagai rintangan hingga ke partai puncak, bukan tidak mungkin ia memiliki peluang untuk mengamankan gelar Australia Terbuka tahun ini. Apalagi Sharapova tercatat sebagai unggulan kedua dalam turnamen ini. Duel kali ini tercatat sebagai pertarungan antara dua petenis putri terbaik dunia.