Pertandingan awal kejuaraan Wimbledon hari Jum’at akan tertunda dengan memberikan silence in memory terlebih dahulu. Pemain dan penonton sejenak diminta mengheningkan suasana untuk mengenang para korban pembantaian di pantai Tunisia.
Sebelumnya pertandingan dijadwalkan akan dimulai pada 11:30 waktu setempat, namun panitia kejuaraan memutuskan untuk menunda selama 45 menit guna memberi penghormatan bersama-sama pada siang hari.
Richard Lewis, kepala eksekutif All England Club, mengatakan: “Wimbledon akan melakukan minute’s silence pada Jumat dan kami akan meminta semua orang di lapangan pada saat itu untuk mengamati keheningan untuk menghormati para korban di Tunisia dan keluarga mereka.”
Minute’s silence lainnya mungkin akan digelar Selasa depan pada siang hari untuk memperingati 10 tahun pemboman di London. Ini akan menjadi pertama kalinya pertandingan ditunda dua kali dalam satu turnamen karena pemberian hormat.
Menunda awal permainan selama 45 menit dapat menyebabkan banyak pertandingan tertunda ke hari berikutnya. Tapi ibu Andy Murray, Judy, mengatakan para pemain akan benar-benar mendukung keputusan itu.
“Ini tidak akan masalah bagi para pemain jam berapa pertandingan dimulai. Tidak masalah apakah itu dimulai pada 11 atau 12, saya pikir itu ide yang bagus untuk menunjukkan dukungan untuk apa yang telah terjadi,” tambahnya.
Serangan bersenjata di Tunisia terjadi pada Jumat (26/06) waktu setempat. Menurut aparat Tunisia, pelaku menyamar sebagai turis. Namun, dia membawa senapan di balik payung.