Pada ajang tahun ini Indonesia berhasil mengemas satu medali emas dan tiga medali perunggu. Tuan rumah berada di urutan kedua secara keseluruhan, di belakang juara umum Tiongkok. Medali emas diperoleh ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Sementara perunggu disumbangkan oleh Linda Wenifanetri (tunggal putri), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri) dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran). Prestasi ini tentu lebih baik dibandingkan tahun lalu dimana Indonesia hanya mendapat satu medali perunggu dari Tommy Sugiarto.
Tiongkok kembali menegaskan kedigdayaannya di cabang olahraga tepok bulu ini. Negeri Tirai Bambu berhasil membawa pulang tiga gelar juara masing-masing dari sektor tunggal putra (Chen Long), ganda campuran (Zhang Nan/Zhao Yunlei) dan ganda putri (Tian Qing/Zhao Yunlei).
Tiongkok hanya kehilangan gelar di sektor yang selama ini menjadi andalannya yakni tunggal putri dan gagal bersaing di kategori ganda putra. Terkait sektor tunggal, patut dicatat kesuksesan Chen Long (tunggal putra) menjadi juara sekaligus mengakhiri kutukan kurang beruntung wakil-wakil Tiongkok di Istora Senayan Jakarta.
INDOSPORT mengangkat sejumlah fakta menarik lainnya.