Federer Kesal dengan Program Anti Doping

Senin, 7 Desember 2015 16:16 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Seperti dilansir Irish Times, Federer mengaku terkejut dengan cara yang dilakukan ITF dalam program anti doping di setiap perandingan.  Ia merasa hal itu membuatnya seperti dituduh selalu menggunakan doping untuk bisa menang.

"Saya selalu terkejut. Saya memenangkan turnamen, kemudian berlajalan ke luar lapangan dan mereka bersikap seperti, dimana si pengguna doping?" kata Roger Federer.

Pendapat Federer tersebut ternyata mendapat dukungan dari salah satu petinggi Federasi Tenis Internasional atau ITF, Stuart Miller. Ia berpendapat pengetesan doping seharusnya tidak dilakukan di setiap pertandingan.

"Seperti yang diketahui setiap orang, di setiap program anti doping dalam cabang olahrga lainnya, anda tidak seharusnya melakukan pengetesan pada pemain di setiap pertandingan. Anda harus menyeleksi dan menentukan, pertandingan mana yang dirasa perlu dilakukan pengetesan," tandasnya.

Meskipun begitu, Presiden ITF, David Haggerty mengaku tindakan yang diambilnya sudah tepat. Dalam komentarnya, ia berpendapat bahwa hal tersebut memang perlu dilakukan untuk mencegah kasus penggunaan doping.

"Saya rasa ketika anda mendengar kabar yang terjadi di Rusia, hal itu seperti menjadi peringatan untuk kami dan membuat kami selalu memeriksa segala tindakan yang kami lakukan," ujarnya.

"Hal itu membuat kami ingin melakukan yang terbaik dan membuat segala macam program yang bagus untuk mencegah doping, korupsi maupun campur tangan pemerintah," tutupnya.