Kejuaraan ini mulanya diberi nama India Badminton League (IBL) oleh Badmiton Association of India (BAI) tahun 2013. Liga yang sempat absen di tahun 2014 dan 2015 ini telah menyedot banyak kalangan masyarakat di India.
Tak hanya itu, Premier Badminton League juga menjadi daya tarik sendiri bagi sebagian pebulutangkis dunia untuk ikut terlibat di dalamnya.
Bulutangkis India memang sedang menggalakan kemajuan olahraga bulutangkis, setelah Saina Nehwal berhasil meraih medali perunggu tunggal putri di Olimpiade 2012.
Saat itu juga bulutangkis mulai menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat India dan seakan menjadi tujuan bagi anak-anak muda yang ingin menjadi seorang atlet. Karena itulah, dengan adanya Premier Badminton League diharapkan bulutangkis bisa sepopuler olahraga Cricket di India.
Jika di tahun 2013 hanya ada dua pemain Indonesia, yakni Taufik Hidayat dan Markis Kido, di 2016 ini tampaknya pemain Indonesia lebih banyak diminati. Tercatat ada 6 pemain Indonesia seperti Tommy Sugiarto, Markis Kido, Sonny DWi Kuncoro, Simon Santoso, Hendra AG dan Pia Zebadiah yang turut meramaikan liga ini dengan bayaran yang berbeda-beda.
Berikut INDOSPORT akan sajikan fakta menarik perihal Premier Badminton League.