8 Petenis Top Dunia Diduga Terlibat Match Fixing

Senin, 18 Januari 2016 09:45 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Delapan pemain dicurigai terlibat dalam skandal match fixing berdasarkan dari investigasi masa lalu dan saat ini di babak utama tenis Australia Terbuka 2016.

Sebelumnya, media BBC mengklaim penyelidikan bersama dengan BuzzFeed menunjukkan bahwa: "Selama satu dekade terakhir, 16 pemain dalam peringkat top 50 telah berulang kali ditandai dalam Unit Integritas Tenis atau Tennis Integrity Unit (TIU) yang dicurigai telah mengatur pertandingan."

Pengaturan pertandingan tersebut diyakini sudah terjadi sejak 2007 silam dan melibatkan sejumlah petenis top dunia. Tak hanya itu, dugaan pengaturan pertandingan juga diyakini terjadi di pentas Wimbledon.

BBC menambahkan: "Delapan pemain berulang kali ditandai dalam Tennis Integrity Unit (TIU) selama satu dekade terakhir karena bermain di Australia Terbuka."

Beberapa pihak otoritas terkait kasus tersebut turut memberikan jawaban atas skandal pengaturan pertandingan yang tengah melanda olahraga tenis saat ini.

Mantan kepala polisi yang meninjau skandal taruhan di tenis dan juga pihak TIU, Benn Gunn ikut menanggapi skandal pengaturan pertandingan tenis.

"Jika mereka benar-benar serius menangani ini, maka mereka benar-benar perlu untuk membuat unit integritas dengan taji."

Direktur Integritas TIU, Nigel Willerton, juga memberikan respon: "Semua informasi yang kredibel yang diterima oleh TIU sedang dianalisis, dinilai, dan diteliti oleh mantan penyidik penegak hukum yang sangat berpengalaman."

Mark Phillips, yang terlibat dalam penyelidikan 2007, mengatakan bahwa: "Ada inti dari sekitar 10 pemain yang kami percaya merupakan pelaku yang paling umum yang berada di akar masalah."

BBC juga mengutip klaim European Sports Security Association atau Asosiasi Keamanan Olahraga Eropa yang mengatakan bahwa: "Tenis menarik aktivitas perjudian yang membuat olahraga tersebut lebih mencurigakan dari olahraga lainnya."

3