Rasa optimisme itu tanpa alasan, karena tim merah putih pernah menjungkalkan tim tenis Kuwait pada tahun 2009 lalu dia ajang serupa. Kini, Kota Bengawan tampaknya diharapkan mampu mendulang keberhasilan tersebut.
“Kami yakin, dengan persiapan yang cukup matang, memori manis itu akan terulang kembali di Kota Solo,” jelas Ketua Umum PP Pelti Wibowo Suseno Wirjawan, saat mengadakan konfrensi pers di Solo, Rabu (24/2) siang.
Empat petenis akan memperkuat Tim Merah Putih yakni, Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Aditya Hari Sasongko, serta petenis senior Sunu Wahyu Tri Jati.
Sedangkan Vietnam akan bertumpu pada sosok Ly Hoang Nam bersama Pham Minh Thuan, Nguyen Hoang Then, serta Vu Artem.
Christo yang jadi andalan utama Indonesia saat ini berperingkat 461 dunia. Rangking itu terpaut jauh dari jagoan Vietnam, Ly Hoang yang berada di posisi 916. Sementara David Agung Susanto peringkat 1094.
Sebelum tanding di Solo, tim Indonesia seperti diutarakan pelatih kepala Tim Davis Indonesia, Roy Therik, bahwa Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah mengincah kemenangan dalam laga nanti. Untuk itu dia kini bersama tim tengah berada di Singapura untuk melakukan pematangan latihan.