Tahun ini tampaknya menjadi waktu yang sibuk bagi badan anti doping dunia (WADA). Belum lama, WADA merilis 99 atlet internasional yang diduga menggunakan doping dalam aktifitas mereka.
Setelah kejadian yang melibatkan Maria Sharapova, WADA semakin gencar melakukan riset soal penggunaan doping di kalangan atlet. Juru bicara WADA menyatakan hampir seratus atlet gagal test meldonium, setelah zat ini dilarang pada awal tahun ini.

Maria Sharapova terlibat skandal doping di awal tahun 2016.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa sejak 1 Januari 2016 saat meldonium dilarang, telah ada 99 temuan analitis yang merugikan dalam catatan tes meldonium," kata juru bicara WADA Ben Nichols dalam rilisnya.
Kasus Sharapova meningkatkan intensi khusus dalam penggunaan meldonium. Meldonium sendiri merupakan zat yang banyak digunakan di wilayah timur Eropa, namun dilarang penggunaannya di kawasan Amerika.
Oleh karena itu, meldonium jarang dikenal dan sulit ditemukan. Meldonium diyakini mampu mempercepat pemulihan kondisi tubuh setelah menjalani pengobatan.