Gading Safitri, Penyelamat Karier Sony Dwi Kuncoro
INDOSPORT: Kalau soal program latihan yang dijalani Sony bagaimana? Apalagi selama ini, mbak Gading diketahui minim pengalaman di bulutangkis.
Gading Safitri: Benar, saya minim pengetahuan di bulutangkis. Saya hanya menekuni menjadi pemain selama SMA saja. Waktu itu memperkuat PB Dasa Digdaya Surabaya.
Sekarang PB itu untuk pembinaan pebulutangkis muda. Tapi, mulai Sony masuk Pelatnas saya selalu ikut. Melihat dia dilatih oleh pelatih-pelatih top.
Untuk mengatasi persoalan pengalaman, saya sering bertukar pikiran dengan Sony. Misalnya soal asupan gizi, materi latihan yang akan intens dijalankan per harinya. Kami padukan materi saya dengan Sony. Yang penting jangan sampai Sony merasa tertekan.
INDOSPORT: Selama latihan di bawah pengawasan langsung sang istri, bagaimana sikap Sony? Apakah malah malas-malasan atau easy going?
Gading Safitri: Sony itu butuh satu orang yang bisa damping. Mengerti apa kemauannya. Dan meski saya sebagai istri yang mengawasi latihannya, dia tetap disiplin ndak malas kok. Serius malah. Sony ndak pernah bilang tidak bisa. Ia selalu menekankan bisa melakukannya.