Raih Emas Olimpiade, Level Murray Dianggap Masih di Bawah Djokovic

Senin, 29 Agustus 2016 08:44 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Keberhasilan Andy Murray meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 memang kurang afdol. Alasannya, petenis asal Inggris itu tidak bertemu Novak Djokovic, Rafael Nadal, atau bahkan Roger Federer yang memang tidak tampil di Rio de Janeiro.

Berdasarkan fakta tersebut, pemilik tujuh gelar Grand Slam, John McEnroe, menilai jika level Murray masih di bawah Djokovic. Ya, petenis asal Serbia itu, walaupun gagal di Olimpiade Rio 2016, masih dinobatkan sebagai petenis nomor satu dunia.

"Bisakah Murray mendominasi sekarang? Saya pikir Novak masih akan jadi hambatan utama. Permainan Novak berada dalam level yang belum bisa Murray capai dalam beberapa tahun terakhir," ungkap McEnroe kepada ESPN.


Djokovic masih menjadi petenis nomor satu dunia meski gagal di Olimpiade Rio 2016.

Bukti level Murray masih di bawah Djokovic adalah saat kalah di final Wimbledon 2016 dari petenis Kanada, Milos Raonic. Terakhir, setelah Olimpiade Rio 2016, Murray juga kalah dari petenis Kroasia, Marin Cilic, di final Cincinnati Masters, 21 Agustus lalu.

"Bagi saya level permainan Novak lebih tinggi, terutama dalam hal konsistensi. Mungkin, jarak masalah konsistensi itulah yang membuat level perbedaan Novak dan Murray," sambung petenis asal Amerika Serikat itu.


Djokovic mengalahkan Murray 24 kali dari 34 pertemuan.

Berikutnya Murray dan Djokovic sama-sama akan ambil bagian pada Grand Slam Amerika Terbuka, 29 Agustus hingga 11 September 2016. Murray kembali menjadi unggulan kedua, sementara Djokovic jadi unggulan pertama.