Ya, hujan yang turun dengan lebat sama sekali tidak membendung keperkasaan Murray. Petenis terbaik Inggris Raya tersebut mendapatkan kesempatan bermain di bawah stadion tertutup.
Hal tersebut sempat mengganggu permainan Murray. Pasalnya, juara AS Terbuka 2012 tersebut tidak mampu mendengar suara bola akibat guyuran hujan yang deras.

Andy Murray merayakan keberhasilan meraih kemenangan.
“Ketika turun hujan jelas kedengarannya sangat keras. Anda tidak bisa mendengar apa-apa. Anda bisa mendengar suara hakim garis. Namun, tidak ketika lawan sedang memukul bola. Itu memang sangat berat karena kami tidak terbiasa dengan hal itu,” kata Murray setelah laga.
“Kami juga memakai telinga ketika sedang bermain, tidak hanya mata. Itu membantu melihat kecepatan bola, berapa keras pukulan lawan. Saya tidak pernah bermain dalam kondisi seperti ini. Itu sangat keras,” sambungnya.

Andy Murray bermain dalam kondisi Arthur Ashe Stadium tertutup.
“Jika anda bermain dengan kuping tertutup atau menggunakan headphones, maka itu akan menjadi sebuah kerugian bagi anda. Apalagi, jika lawan tidak memakai headphones,” lanjutnya, diberitakan Eurosport