Pengurangan masa hukuman yang harus dijalani Sharapova sudah pasti membuatnya senang. Ia akan kembali mengangkat raketnya pada 26 April 2017 mendatang.
Meski demikian, Sharapova mengaku sudah tak sabar untuk kembali berkompetisi. Sebab bagi dia, dunia tenis sudah menjadi bagian dalam kehidupannya.

"Tenis merupakan gairah hidup saya dan saya sangat merindukannya," kata Sharapova.
"Saya merasa sesuatu yang saya cintai dirampas, karenanya saya sangat senang bisa mendapatkannya kembali. Saya menghitung hari hingga kembali ke lapangan," ujarnya.

Sharapova mengaku bertanggungjawab atas ketidaktahuannya mengkonsumsi zat meldonium, yang membuatnya kena sanksi karena termasuk doping. Namun mantan petenis nomor satu dunia itu tetap menyayangkan sikap badan tenis dunia yang kurang gencar melakukan sosialisasi update zat doping.
"Badan olahraga lain bersikap lebih baik dalam memberitahukan perubahan aturan pada para atlenya. Saya harap federasi memperbaiknya agar tidak ada pemain tenis lainnya yang mengalami nasih seperti yang saya alami," tutur Sharapova.