Bukan Lagi Petenis Nomor Satu Dunia, Djokovic Diyakini Bangkit di 2017

Rabu, 23 November 2016 09:17 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Novak Djokovic gagal mempertahankan status sebagai petenis nomor satu dunia setelah dikalahkan rivalnya, Andy Murray dengan skor 6-3 dan 6-4 pada laga puncak ATP World Tour Finals 2016 di O2 Arena, London, Inggris.

Meski begitu, kegagalan Djokovic tersebut diyakini bakal menjadi motivasinya untuk bisa bangkit dan memberikan penampilan terbaiknya di tahun 2017. Hal itu ditegaskan langsung oleh sang pelatih, Boris Becker.

Menurut Becker, Djokovic kehilangan lawan-lawan tangguhnya seperti Rafael Nadal dan Roger Federer. Keduanya dibekap cedera dan tak bisa tampil maksimal di tahun 2016 ini. Bagi Becker, absennya kedua pemain itu membuat Djokovic kesepian.

“Dia (Djokovic) tidak punya lawan lagi. Biasanya dia selalu bersaing dengan Rafael Nadal dan Roger Federer. Andy (Murray) selalu menjadi yang ke-4. Jadi dia kehilangan sedikit lawan-lawannya,” kata Boris Becker kepada CNN's World Sport Show.

Novak Djokovic saat berhadapan dengan Novak Djokovic.

Perjalanan Djokovic di sejumlah turnamen tahun ini memang tak terlalu oke. Awalnya, petenis Serbia tersebut memang tampil cukup cemerlang terutama di paruh pertama musim, terutama saat meraih gelar juara di Roland Garros.

Namun, setelahnnya peraih 13 gelar Grand Slam tersebut justru melempem. Djokovic tersingkir di babak pertama Wimbledon dan Olimpiade Rio 2016, hingga akhirnya petenis berusia 29 tahun itu hanya membawa pulang satu gelar juara di paruh kedua musim.

Berbeda dengan Djokovic, Murray yang kini berhasil merebut status sebagai petenis nomor satu dunia sukses memenangkan total 9 gelar pada tahun 2016, termasuk 3 Masters, Wimbledon, medali emas dan kejuaraan akhir tahun.

Selebrasi Novak Djokovic di atas lapangan.

“Novak (Djokovic) adalah seorang kompetitor sepenuh hati. Kalau saya harus memilih seseorang yang harus bermain untuk hidup saya, maka saya akan memilih Djokovic. Sebesar itulah saya mempercayainya,” kata pelatih Djokovic, Boris Becker kepada CNN's World Sport Show.

“Ini bisa jadi sebuah titik balik bagi Novak Djokovic di musim 2017. Sebanyak kekalahan ini akan melukainya, mungkin ini akan menginspirasi dia untuk kembali termotivasi, mendapatkan kekuatannya kembali untuk tahun depan. Mungkin ini akan menjadi sebuah hal yang baik pada akhirnya,” tandasnya.