Awal kompetisi musim 2017 menjadi perjalanan yang cukup sulit untuk petenis terbaik Serbia, Novak Djokovic untuk kembali berstatus sebagai penghuni peringkat nomor satu dunia.
Tercatat dari lima turnamen yang telah ia ikuti sepanjang 2017 ini, petenis kelahiran 22 Mei 1987 tersebut hanya pernah sekali meraih gelar juara, yakni ketika mengalahkan Andy Murray di Qatar Open 2017 pada awal Januari lalu.
Kenyataan itu pun semakin diperburuk dengan cedera yang ia alami saat mengikuti Indian Wells, sehingga membuatnya sempat absen di ajang Miami Masters 2017.
Djokovic baru sekali meraih gelar juara sepanjang 2017.Rentetan kesialan yang dialami Djokovic itu ternyata menarik perhatian mantan pelatih Tim Davis Serbia, Bogdan Obradovic. Menurutnya, terlepas dari kenyataan pahit yang terus diterima, Bogdan merasa Djokovic masih memiliki peluang untuk kembali menjadi petenis nomor satu dunia.
"Kita sudah lihat Federer yang mampu kembali menembus peringkat 10 besar dunia dan menjuarai Australia Open di usia 36 tahun. Jadi, saya tidak melihat alasan yang membuat peluang Djokovic kembali menjadi nomor satu adalah hal yang mustahil," ungkap Bogdan seperti dikutip Channel News Asia.
Untuk itu, Bogdan pun menekankan kepada mantan anak asuhnya tersebut segera mengevaluasi permainannya. Tidak lupa Bogdan juga menganjurkan Djokovic untuk meminta saran dari Djokovic.
Mantan pelatih Piala Davis asal Brasil, Bogdan Obradovic."Mungkin Djokovic harus lebih banyak berdiskusi dengan Federer. Mereka itu teman baik dan mengenal satu sama lain untuk waktu yang lama. Jelas bila Federer bisa memberi saran bagus untuk Djokovic," ujar Bogdan.
Sedikit informasi, Djokovic sendiri baru saja gagal meraih gelar juara di ajang Monte Carlo Masters 2017. Langkahnya harus terhenti di babak semifinal usai dikalahkan oleh petenis Belgia, David Goffin.