Indonesia Open 2017

Gregoria Mariska Tumbang, Tunggal Putri Indonesia Tak Tersisa di Indonesia Open

Jumat, 16 Juni 2017 02:47 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017.

Gregoria Mariska terhenti di babak kedua Indonesia Open 2017 setelah ditumbangkan peringkat satu dunia, Tai Tzu Ying, dalam dua set langsung, 13-21 dan 16-21. Kekalahan pebulutangkis 17 tahun tersebut sekaligus memastikan sektor tunggal putri Indonesia tak lagi tersisa di babak perempatfinal Indonesia Open 2017.

Sempat memimpin di poin-poin awal set pertama, namun akhirnya tertinggal jauh, Gregoria mengungkapkan penyebabnya. Permainan yang terburu-buru tampaknya membuat Tai Tzu Ying justru mampu mendikte strategi yang diterapkan Gregoria di atas lapangan.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTGregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017.

"Saya terburu-buru tadi, mau gak mau sebenarnya saya harus tenang tapi tadi karena masalah angin saya tidak bisa mengontrol irama. Pas unggul saya malah terburu-buru dan akhirnya tersusul. Pola permainan Tai Tzu Ying memang begitu tapi karena saya buru-buru ia malah pengembaliannya bisa lebih nyambung ke saya," jelas Gregoria usai pertandingan.

Baca Juga

Meski kalah, Gregoria mengaku mendapat pengalaman berharga karena menghadapi Tai Tzu Ying yang berstatus pemuncak ranking tunggal putri dunia. Usai Indonesia Open 2017, Gregoria pun mulai menyusun target selanjutnya, yakni ajang Asia Junior Championships.

"Saya dapat pengalaman banyak karena Tai Tzu Ying itu idola saya, dia mengajarkan kalau jadi pemain kelas atas itu tidak gampang karena saya masih harus banyak belajar lagi, fokus, dan irama main," jelas Gregoria.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTGregoria Mariska di babak pertama Indonesia Open 2017.

Sementara itu, Tai Tzu Ying yang sukses melaju ke perempatfinal Indonesia Open menyebut dirinya tak memiliki target apa pun di ajang ini, meski dirinya merupakan juara bertahan di ajang bergengsi tersebut.

"Tidak terbebani. Tidak ada target, kesalahan saya berkurang di lapangan tapi dibandingkan pemain lain lebih bagus," tutupnya.