Ini Rahasia Anthony Ginting Bisa Singkirkan Pemain dengan Peringkat Lebih Baik

Minggu, 28 Januari 2018 18:49 WIB
Editor: Agus Dwi Witono
© Humas Pelatnas PBSI
Anthony Sinisuka Ginting raih gelar juara Indonesia Masters 2018. Copyright: © Humas Pelatnas PBSI
Anthony Sinisuka Ginting raih gelar juara Indonesia Masters 2018.

Kegembiraan tengah menaungi Anthony Ginting. Perjuangan dan kerja kerasnya selama satu pekan terakhir telah membuahkan sebuah prestasi gemilang. Anthony meraih juara tunggal putra Indonesia Masters 2018.

Di partai final, Anthony mengalahkan wakil Jepang, Kazumasa Sakai dengan skor telak, 21-13 dan 21-12, di Istora Senayan, Jakarta,  Minggu (28/01/18). Namun, perjuangan sesungguhnya dari Anthony adalah saat melakoni babak perempat final dan semifinal.

© Humas Pelatnas PBSI
Anthony Sinisuka Ginting raih gelar juara Indonesia Masters 2018. Copyright: Humas Pelatnas PBSIAnthony Sinisuka Ginting raih gelar juara Indonesia Masters 2018.

Pasalnya, pada dua tahap tersebut, Anthony sukses menyingkirkan lawan-lawan yang lebih diunggulkan. Kedua lawan Anthony di dua babak tersebut pun punya peringkat dan prestasi yang lebih mentereng.

 Perjuangan keras telah dimulai saat dia harus berhadapan dengan Chen Long di babak perempat final. Peringkat ke-4 dunia tersebut jelas lebih diunggulkan dibanding Anthony Ginting.

Namun dia bisa membuktikan bahwa peringkat tak selalu berbanding lurus dengan performa di atas lapangan. Chen Long yang berstatus unggulan ke-3 di Indonesia Master disingkirkan dengan skor 21-11, 16-21, dan 21-18.

Anthony yang berada di peringkat ke-16 dunia itu kembali menghadapi lawan dengan peringkat lebih baik di semifinal. Chou Tien Chen yang menjadi lawan di semifinal berada peringkat 7 dunia.

Tapi, lagi-lagi Anthony membuktikan bahwa peringkat bukanlah sebuah jaminan kesuksesan. Chou Tien Chien pun dipaksa takluk dengan skor 21-16, 13-21, dan 21-12.

Rupanya, persiapan serius dan tampil nothing to lose yang membuat Anthony Ginting mampu mempecundangi dua pemain elite dunia tersebut. Tak lupa, sebagai pemain muda dia meminta masukan dari para seniornya.

"Sebelum menghadapi Chou Tien Chen saya sempat minta saran ke Jonatan Christie dan bang Irwansyah,” ungkap Ginting kepada wartawan.

© INDOSPORT
Anthony Sinisuka Ginting dan Kazumasa Sakai. Copyright: INDOSPORTAnthony Sinisuka Ginting dan Kazumasa Sakai.

"Setelah berhasil mengalahkan Chen Long, saya tidak berpikir soal menang atau kalah menghadapi Chou Tien Chen. Saya hanya memikirkan strategi bermain dan menjaga fokus. Lebih menjaga fokus karena lawan semakin berat. Jadi hanya berusaha menjaga pikiran dan fokus, jangan sampai buyar," lanjut dia.

Gelar juara Indonesia Masters 2018 ini menjadi gelar kedua untuk kategori super series yang pernah diraih Anthony sepanjang kariernya. Sebelumnya, dia telah meraih gelar juara Korea Terbuka 2017.