Unik, Ada Saudara Kembar Jadi Juara di Kejurnas PBSI 2018

Sabtu, 22 Desember 2018 14:38 WIB
Penulis: Dimas Ramadhan Wicaksana | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Herry Ibrahim/Indosport.com
Pasangan dari Pratama Badmimton Academy (Surabaya), Syahrizal Dafandi Arafixqli dan Syahrozi Dafandi Arafixqli dalam laga final Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2018. Copyright: © Herry Ibrahim/Indosport.com
Pasangan dari Pratama Badmimton Academy (Surabaya), Syahrizal Dafandi Arafixqli dan Syahrozi Dafandi Arafixqli dalam laga final Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2018.

INDOSPORT.COM - Terdapat pemandangan unik nan menarik di final Kejurnas PBSI 2018. Untuk pertama kalinya, ada saudara kembar yang keluar sebagai juara di Kejurnas PBSI 2018.

Saudara kembar yang dimaksud adalah Syahrizal Dafandi Arafixqli/Syahrozi Dafandi Arafixqli. Mereka merupakan pasangan ganda putra yang turut tampil di Kejurnas PBSI 2018 untuk kelas Taruna Divisi 1.

Syahrizal/Syahrozi yang berstatus sebagai unggulan pertama, tampil meyakinkan dan menjanjikan selama Kejurnas yang digelar di Britama Arena.

Terbaru, saudara kembar kelahiran 9 Desember 2000 ini berhasil mengandaskan perlawanan pasangan Bernadus Bagas Kusuma Wardana/Dwiki Rafian Restu di final dengan skor 17-21, 22-20, dan 21-18, Minggu (22/12/18).

Syahrizal/Syahrozi mengungkapkan kunci keberhasilannya di final Kejurnas 2018 ini adalah kekompakan di antara mereka sebagai saudara kembar. Kekompakan tersebut yang akhirnya mampu meredam serangan lawan dan memenangkan pertandingan.

"Kekompakan, kita tadi harus main aman soalnya Bernadus tadi bagus, terus Dwiki juga smashnya kencang. Jadi kita main placing-placing aja," kata Syahrozi yang memiliki tahi lalat di dagu kiri yang juga sebagai pembeda pada awak media berita sport.

Cukup beralasan memang, keduanya mengaku sudah berpasangan sejak kecil dan tidak pernah berganti pasangan sekalipun. Tak heran jika kekompakan dari saudara kembar menjadi keunggulan utama yang jarang dimiliki oleh pasangan ganda putra lain.

"Kami kenal bulutangkis sejak usia 9 tahun. Berpasangan untuk pertama kalinya di klub Semen Gresik, lalu pada Januari 2018 kemarin pindah ke Pratama Badminton Academy Surabaya," aku Syahrizal ketika ditemui pasca laga.

© Herry Ibrahim/Indosport.com
Pasangan dari Pratama Badmimton Academy (Surabaya), Syahrizal Dafandi Arafixqli dan Syahrozi Dafandi Arafixqli dalam laga final Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2018. Copyright: Herry Ibrahim/Indosport.comPasangan dari Pratama Badmimton Academy (Surabaya), Syahrizal Dafandi Arafixqli dan Syahrozi Dafandi Arafixqli dalam laga final Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2018.

Keberhasilannya jadi juara di Kejurnas 2018 membuat saudara kembar asal Blitar ini berkesempatan untuk berlatih di Pelatnas PBSI. Mereka pun tak mampu menyembunyikan kebahagiaan dan kebanggaannya bisa berada di Pelatnas serta tak ingin menyia-nyiakannya.

"Bangga bisa ke Pelatnas PBSI. Pokoknya jangan cepet puas. Harus ditingkatkan lagi prestasinya," tutup Syahrizal.

Terus Ikuti Update Seputar Bulutangkis dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%