Raih Gelar Kedua All England, Begini Perasaan Hendra/Ahsan

Senin, 11 Maret 2019 00:50 WIB
Editor: Juni Adi
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melaju ke final Indonesia Masters 2019 Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melaju ke final Indonesia Masters 2019

INDOSPORT.COM - Hasil memuaskan diraih pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang sukses merebut gelar jaura All England 2019.

Kepastian tersebut didapat usai Hendra/Ahsan menaklukan perlawanan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 11-21, 21-14, 21-12.

Ini merupakan gelar kedua turnamen All England 2019 bagi pasangan Hendra/Ahsan, setelah jeda lima tahun atau sejak 2014 lalu.

Saat itu Hendra/Ahsan berhasil mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 21-19, 21-19 di pertandingan final.

"Tentu kami senang dan bersyukur bisa juara All England untuk kedua kalinya setelah lima tahun lamanya," kata Hendra selepas pertandingan seperti dikutip dari Antara.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para suporter, baik yang berada di Inggris ataupun di Indonesia. Mereka sudah mendukung dan mendoakan kami," sambungnya.

Sementara, Ahsan mengaku perjuangannya bersama Hendra hingga tembus putaran final turnamen tingkat Super 1000 itu tidak mudah, terutama ketika Hendra harus terkena cedera betis pada laga semifinal, Sabtu (09/03/19) lalu.

"Ini adalah turnamen yang sangat bergengsi dan pertandingan ini tidak mudah bagi kami. Kami bisa melalui itu, apalagi koh Hendra masih kuat tadi. Kami bersyukur bisa juara," timpal Ahsan.

Keberhasilan Hendra/Ahsan merebut gelar juara pada 2019, menjadi kesuksesan Indonesia untuk tetap mempertahankan gelar All England pada nomor ganda putra setelah pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon meraih gelar pada 2017 dan 2018 lalu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%